Program Wakaf, UMKM, hingga Penanganan Kemiskinan Ekstrem Jadi Fokus Ayep Zaki

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan penguatan BUMD dan BLUD sebagai kunci pembangunan berkelanjutan. Kinerja PDAM meningkat, program wakaf dan UMKM berjalan, serta program penanganan kemiskinan ekstrem terus digulirkan.
pengajian rutin di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (11/9/2025). (aset:az)

BERITAUSUKABUMI.COM-Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menjadi kunci utama pembangunan berkelanjutan di Kota Sukabumi. Pernyataan itu disampaikan dalam pengajian rutin di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (12/9/2025).

Menurut Ayep Zaki, pengelolaan kekayaan daerah harus dilakukan secara bijaksana, profesional, serta berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Ayep Zaki mencontohkan kinerja PDAM yang kini semakin baik dengan tingkat kebocoran air yang menurun, sekaligus mencatat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara konsisten.

Bacaan Lainnya

Selain sektor air bersih, Pemkot Sukabumi juga menjalankan program wakaf yang sudah memberi manfaat kepada 367 penerima. Di saat yang sama, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus digalakkan untuk menggerakkan ekonomi lokal.

Tidak hanya itu, pemerintah kota meluncurkan Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem. Program ini diarahkan untuk membantu Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dengan dukungan anggaran di luar APBD, sehingga lebih tepat sasaran dan berpihak pada warga yang membutuhkan.

Ayep Zaki optimistis, dengan sinergi seluruh elemen masyarakat, Kota Sukabumi dapat memperbaiki peringkat pembangunan di Jawa Barat.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita yakin Sukabumi bisa melompat dari posisi ke-26 menuju kota yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Ayep Zaki.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *