Nama Buyut Prabowo Subianto Disorot, Dikaitkan dengan Sejarah Perang Jawa

Nama Benjamin Thomas Sigar, yang disebut sebagai buyut Presiden Prabowo Subianto, menjadi sorotan usai pidato Prabowo di JICC. Hingga kini Istana belum memberikan klarifikasi resmi.
Benjamin Thomas Sigar, yang disebut sebagai buyut Presiden Prabowo Subianto (istimewa)

BERITAUSUKABUMI.COM-Nama Benjamin Thomas Sigar, yang disebut sebagai buyut Presiden Prabowo Subianto, kembali menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo menyinggung istilah “londo ireng” dalam pidatonya di Jakarta International Convention Center (JICC).

Pernyataan tersebut memicu perbincangan luas di media sosial. Sejumlah warganet kemudian mengaitkan Benjamin Thomas Sigar dengan catatan sejarah Perang Jawa 1825–1830.

Dalam berbagai narasi yang beredar, Benjamin Thomas Sigar disebut pernah memimpin Pasukan Tulungan, satuan bentukan pemerintah kolonial Hindia Belanda yang diklaim terlibat dalam menghadapi pasukan Pangeran Diponegoro.

Bacaan Lainnya

Perbincangan semakin meluas setelah publik kembali menyoroti unggahan lama Prabowo Subianto di media sosial pada 22 Desember 2012. Dalam unggahan tersebut, Prabowo menyebut Benjamin Thomas Sigar sebagai buyutnya.

Ramainya pembahasan itu turut memunculkan desakan agar pemerintah memberikan penjelasan. Pegiat media sosial Ferry Koto meminta pihak Istana menyampaikan klarifikasi guna meluruskan informasi yang berkembang sehingga tidak memicu spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Istana Kepresidenan yang mengonfirmasi maupun membantah narasi yang beredar mengenai keterkaitan Benjamin Thomas Sigar dengan sejarah Perang Jawa.

Karena itu, informasi yang beredar di media sosial masih menjadi bagian dari perdebatan publik dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat diimbau menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang serta menyikapi informasi yang beredar dengan cermat dan berdasarkan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

SUMBER : DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *