HEADLINE, Sukabumi

Daar, Kaca Jendela Gedung Pengadilan Negeri Kabupaten Sukabumi Pecah Seperti Ditembak Peluru

Kaca di ruang Kepaniteraan Pidana, lantai 2 Gedung Pengadilan Negeri Cibadak Kabupaten Sukabumi, pecah berlubang akibat diduga terkena tembakan peluru.

Informasi yang dihimpun, sebelum kaca jendela di ruang Kepaniteraan Pidana Gedung Pengadilan Negeri Cibadak di Jalan Jenderak Sudirman Blok Jajaway No 02 Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi itu pecah berlubang, sempat terdengar suara letusan seperti tembakan.

HEADLINE, Sukabumi

Ada Luka Anak Ikan Paus Terdampar di Pantai Citepus Palabuhanratu

Seekor anak ikan yang diduga anak ikan Paus ditemukan warga terdampar di Pantai Citepus Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, tepatnya di daerah Kalapa Condong Citepus, Rabu (9/8/2023), sekira Pukul 10.00 WIB pagi.

Renie Nuraeni Suherman (35 tahun) seorang saksi mata yang kebetulan berada di lokasi Ikan Paus itu terdampar menyebutkan, Ikan Paus itu saat ditemukan sudah dalam keadaan terluka di bagian mulut dan bagian tubuh lainnya.

HEADLINE, Sukabumi

Tidak Bertemu Bupati saat Unjuk Rasa, BEM Nusa Putra Dibuat Kecewa

Peserta unjuk rasa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nusa Putra Sukabumi, dibuat kecewa lantaran tidak bisa langsung bertemu Bupati Sukabumi, Marwan Hamami saat aksi unjuk rasa di depan Pendopo Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (8/8/2023).

“Kami datang ke sini pak untuk menemui bapak Bupati, dan wakil bupati yang dua periode memimpin Kabupaten Sukabumi, kami anak-anaknya ingin datang bertemu, bertanya tapi kami tidak direspon,”kata Presiden Mahasiswa Universitas Nusa Putra, Angga Septiana Ardianto kepada sejumlah wartawan, usai unjuk rasa.

HEADLINE, PERISTIWA

Ini Isi Tuntutan Unjuk Rasa BEM Universitas Nusa Putra ke Pemkab Sukabumi

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nusa Putra Sukabumi, melakukan aksi unjuk rasa di depan Pendopo Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (8/8/2023).

Dalam unjuk rasa itu BEM Universitas Nusa Putra menyoroti sejumlah persoalan di Kabupaten Sukabumi. Dari ketidakjelasan Pemkab Sukabumi dalam pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR), kebijakan dalam menindak pungli terhadap pencari kerja, membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menyoroti masalah lingkungan hidup terutama dampak dari pembangunan PLTU Jabar II Palabuhanratu.

HEADLINE

Si Doel Palabuhanratu Sempat Ingin Bunuh Diri Ternyata Ayahnya Artis DMD di MNC TV

Kisah getir hidup si Doel asal Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, ternyata tidak hanya susah secara ekonomi dan ditinggal kabur kedua orangtuanya.

Anak berusia 13 tahun bernama lengkap Muhammad Fadilah tapi lebih akrab dipanggil Doel ini pernah mencoba bunuh diri karena tidak diakui oleh ayah kandungnya sendiri, yakni Muhidin.

Menurut neneknya Doel, Engkom (55 tahun) cucunya itu mencoba ingin bunuh diri menggunakan pisau setelah Doel tidak diakui sebagai anak oleh Muhidin.

Tidak hanya tidak mengakui Doel sebagai anaknya, Muhidin yang kata pengakuan Engkom merupakan artis DMD (dangdut mania dadakan) MNC TV, juga tidak mengakui Engkom sebagai ibu kandungnya.

HEADLINE

Kisah Getir Si Doel asal Palabuhanratu, Ditinggal Kedua Orangtua Semangat Ingin Tetap Sekolah

Kisah hidup si Doel asal Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi ini cukup memprihatinkan. Memprihatinkan karena di usianya yang baru 13 tahun, si Doel yang memiliki nama lengkap Muhammad Fadilah tapi lebih akrab dipanggil Doel ini harus merasakan getirnya hidup.

Doel diasuh dan dibesarkan oleh neneknya bernama Engkom (55 tahun) yang sudah menjanda. Doel dan Engkom menetap di sebuah saung kebun garapan milik tetangganya berukuran 2 x 2 meter persegi.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.