BERITAUSUKABUMI.COM-Penanggung jawab aksi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), M Rafi’i Nasution, membantah keras isu yang menyebut para peserta aksi di Lapang Merdeka (Lapdek) Kota Sukabumi itu mendapat bayaran.
Menurutnya, ribuan warga yang hadir datang atas dasar kesadaran dan kepedulian terhadap keberlanjutan program tersebut.
Rafi’i menegaskan, aksi yang digelar di Sukabumi merupakan bentuk dukungan murni dari masyarakat yang merasakan manfaat langsung Program Makan Bergizi Gratis.
Ia memastikan tidak ada mobilisasi massa berbayar seperti yang ramai diperbincangkan.
“Kalau ada isu massa dibayar, itu bukan di sini. Kami pastikan di Sukabumi Raya ini masyarakat hadir dengan kesadaran sendiri. Yang hadir bukan hanya warga Sukabumi, tetapi juga dari luar daerah karena mereka peduli terhadap program ini,” ujar Rafi’i kepada sejumlah wartawan di sela aksi Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, Program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang dirasakan berbagai kalangan.
Mulai dari pengemudi ojek, petani, nelayan hingga para pemasok bahan pangan ikut memperoleh manfaat dari perputaran ekonomi yang tercipta.
“Semua diuntungkan. Tukang ojek dapat penghasilan, petani dan nelayan punya pasar, supplier hidup. Yang salah itu oknum yang korupsi, bukan programnya,” tegasnya.
Rafi’i menilai keberadaan Program Makan Bergizi Gratis telah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap program tersebut tetap dilanjutkan dengan pengawasan yang lebih ketat agar pelaksanaannya semakin baik dan tepat sasaran.
Sementara itu, aspirasi ribuan peserta aksi akhirnya diterima langsung oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep Koswara, bersama Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Bambang Herawanto.
Asep Koswara mengatakan DPRD Kota Sukabumi siap menampung serta meneruskan aspirasi masyarakat terkait keberlanjutan Program MBG sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami di DPRD menerima dan menampung aspirasi masyarakat. Program MBG ini menjadi perhatian bersama dan tentu aspirasi ini akan kami sampaikan sesuai mekanisme yang ada,” kata Asep.





