Beritau Sukabumi

Oknum Polisi Penganiaya Warga Ciemas Sudah Diperiksa Propam Polres Sukabumi

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede angkat bicara terkait dugaan salah tangkap dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Opsnal Satreskrim Polres Sukabumi terhadap warga Desa Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut Maruly tim dari Propam Polres Sukabumi sudah memeriksa dan akan mendalami secara serius kasus dugaan salah tangkap dan penganiayaan yang dilakukan anggotanya tersebut.

Dianiaya Oknum Polisi Warga Kecamatan Ciemas Sukabumi jadi Korban Salah Tangkap

Nasib nahas dialami B (35 tahun) warga Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pria yang berpropesi sebagai pengepul Cabai ini mengalami nasib nahas setelah jadi korban salah tangkap anggota Polsek Ciemas Polres Sukabumi, pada Jumat (10/11/2023 dini hari

Tidak hanya jadi korban salah tangkap anggota Polsek Ciemas, B juga diduga sempat mendapat tindakan kekerasan dari oknum anggota Polsek Ciemas.

Salah tangkap dan diduga sempat mendapat tindakan kekerasan oleh oknum anggota Polsek Ciemas, terungkap setelah Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana mengungkapkan ke publik.

HEADLINE, Sejarah, Sosok

Ini Dua Tokoh Pahlawan Nasional dari Sukabumi

Tiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional.

Di tanggal 10 November, Pemerintah Indonesia kerap memberikan penghargaan atau penganugerahan sebagai Pahlawan Nasional kepada tokoh yang dinilai punya andil terhadap kemerdekaan bangsa Indonesia.

Di Sukabumi, ada dua tokoh pahlawan kemerdekaan yang sudah dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah. Dua pahlawan asal Sukabumi itu tidak lain adalah Letkol Didi Sukardi dan KH Ahmad Sanusi.

Dihimpun dari berbagai sumber, Letkol Didi Sukardi merupakan Pahlawan Nasional putra tertua dari pejuang kemerdekaan Indonesia yakni Raden Haji (RH) Didi Sukardi.

Nama Asep Japar-Anjak Priatama Sukma Mencuat

Nama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar dan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS, Anjak Priatama Sukma mulai diperbincangkan untuk disandingkan di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 mendatang.

Informasi yang dihimpun BERITAUSUKABUMI.COM, di ring satu Asep Japar, nama Anjak Priatama Sukma memang sudah masuk perhitungan untuk disandingkan dengan Asep Japar di Pilkada 2024 nanti.

Marwan Hamami : Jemur Bonsai Hobby Terjaga Alam Terpelihara

Komunitas Pengrajin Bonsai Palabuhanratu Raya (PBPR) menggelar Jemur Bonsai, di pelataran Alun-alun Palabuhanratu, Kamis (9/11/2023).

Sebanyak 70 tanaman bonsai yang di jemur pada acara ini memukau kawasan Alun-alun Palabuhanratu.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami, menjelaskan, acara Jemur Bonsai merupakan ajang silaturahmi antara komunitas dan pemerintah untuk bersama-sama membangun daerah melalui hobby yang dimiliki.

Oknum Ustadz di Cisolok Sukabumi Setubuhi Dua Anak Kandung Sendiri Hingga Hamil

Bejad, N (49 tahun) oknum ustadz yang juga kepala madrasah di kampung Jambelaer RT 03 RW 03 Desa Pasirbaru Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, tega setubuhi dua anak kandung sendiri yang masih dibawah umur hingga hamil.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede dalam keterangan pers rilisnya di Mapolres Sukabumi mengatakan, aksi bejad oknum ustadz ini diketahui terjadi sejak 2014 sampai dengan 13 September 2023.

Tepatnya, sksi bejad N tersebut dilakukan sejak kedua anak kandungnya tersebut duduk di kelas 4 dan kelas 5 SD sampai keduanya kini berusia 17 dan 19 tahun.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.