Viral Sewa Kursi Pantai Palabuhanratu Rp25 Ribu per Jam, Dispar Sukabumi Siap Tertibkan Pungutan

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, saat sidak langsung ke lokasi (ist)

BERITAUSUKABUMI.COM-Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi akan menertibkan praktik pungutan di kawasan wisata Pantai Palabuhanratu setelah viral video seorang wisatawan asal Cianjur yang mengaku dikenai tarif sewa kursi hingga Rp25 ribu per jam.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan pelaku usaha wisata memang diperbolehkan menarik biaya kepada pengunjung. Namun, pungutan tersebut harus sesuai aturan dan tidak memberatkan wisatawan.

“Tugas kami memastikan setiap pungutan dilakukan secara wajar, sesuai aturan dan arahan Bupati Sukabumi, yaitu memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan,” kata Ali.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tarif sewa kursi yang dikeluhkan wisatawan akan menjadi bahan evaluasi. Terlebih jika pengunjung sudah membeli makanan atau minuman di warung yang menyediakan tempat duduk atau saung.

“Kalau pengunjung sudah membeli makanan atau minuman di warung, seharusnya tidak ada lagi pungutan tambahan untuk menggunakan saung atau tempat duduk. Jangan sampai ada pungutan ganda,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Dispar Kabupaten Sukabumi akan turun langsung ke kawasan Pantai Palabuhanratu untuk melakukan pendataan, memberikan edukasi, sekaligus membina para pelaku usaha wisata.

“Peristiwa ini menjadi evaluasi bagi kami agar wisatawan yang datang ke Palabuhanratu merasa nyaman dan membawa kesan yang baik,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun Facebook Neneng Komala viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang wisatawan asal Cianjur mengeluhkan harus membayar sewa kursi sebesar Rp25 ribu per kursi setiap jam meski sudah membeli makanan dan minuman di warung sekitar pantai.

Wisatawan itu mengaku menggunakan tiga kursi sehingga diminta membayar Rp75 ribu untuk satu jam.

“Padahal kami sudah jajan di warung, tapi masih diminta bayar kursi. Sejam Rp25 ribu per kursi,” keluhnya dalam video.

Video tersebut mendapat banyak perhatian warganet dan akhirnya direspons Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang berjanji akan melakukan pembenahan terhadap pelayanan di kawasan wisata Pantai Palabuhanratu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *