Renovasi ini berawal dari inspeksi mendadak (sidak) dan arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.
Sejumlah bagian sekolah kemudian dibenahi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki identitas budaya lokal.
Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada pagar bagian luar sekolah. Tembok pagar yang sebelumnya ada dirombak menggunakan susunan bata merah tanpa plester.
Model tersebut mengadopsi gaya arsitektur tradisional yang identik dengan kawasan Lembur Pakuan, kediaman Dedi Mulyadi di Subang.
Konsep tersebut menghadirkan nuansa tradisional Sunda yang lebih kuat pada tampilan sekolah. Penggunaan material bata merah terekspos juga memberikan karakter visual berbeda dibandingkan desain bangunan sekolah pada umumnya.
Ruang Kelas Dihiasi Ornamen Bambu
Pembenahan tidak hanya dilakukan di bagian luar bangunan. Sejumlah bagian ruang kelas turut direnovasi dengan sentuhan ornamen bambu berbentuk bilik.
Penggunaan material alami tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana yang lebih sejuk dan nyaman bagi siswa saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, ornamen bambu memperkuat identitas arsitektur lokal yang diusung dalam renovasi sekolah.
Atap Bocor Diperbaiki, Jalur Antargedung Ditata
Renovasi SMAN 2 Subang juga menyasar aspek fungsional bangunan. Atap gedung yang sebelumnya mengalami kebocoran diperbaiki secara menyeluruh agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman.
Jalur penghubung antargedung turut ditata dan diluruskan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih rapi.
Pembenahan ini menunjukkan bahwa renovasi tidak sekadar berfokus pada perubahan tampilan, tetapi juga menyentuh kondisi fisik dan tata ruang sekolah.
Area Depan Sekolah Ikut Ditertibkan
Penataan lingkungan juga menjangkau kawasan di depan sekolah. Warung dan pedagang di sekitar gerbang ditata kembali agar area masuk sekolah terlihat lebih tertib dan asri.
Perubahan tersebut melengkapi pembenahan di berbagai sudut SMAN 2 Subang. Perpaduan bata merah, ornamen bambu, perbaikan bangunan, dan penataan lingkungan kini memberikan karakter baru bagi sekolah tersebut.
Renovasi SMAN 2 Subang menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih baik sekaligus memperkenalkan unsur budaya Sunda melalui desain bangunan.
Namun, keberhasilan pembenahan sekolah tidak hanya ditentukan oleh tampilan fisik, melainkan juga perlu didukung kualitas sarana pendidikan, kenyamanan siswa, dan mutu kegiatan belajar mengajar.
SUMBER : BERBAGAI SUMBER





