Daniel Muttaqien Puji Budi Azhar di Musda Golkar Sukabumi Minta Tinggalkan Kubu-Kubuan

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Muttaqien (foto:Kurniawan)

BERITAUSUKABUMI.COM–Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Muttaqien Syafiuddin, memuji kedewasaan sikap Budi Azhar Mutawali selama proses Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Sukabumi.

Daniel menilai, selama ini dengan berbagi dinamika politik di internal Partai Golkar, Budi Azhar telah lebih mengutamakan kepentingan partai dibanding ego pribadi maupun kubu pendukungnya.

Bacaan Lainnya

‘Dnamika menjelang Musda merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan partai politik. Apresiasi saya untuk Pak Budi yang telah mampu menunjukan kedewasaan sehingga musda ini berjalan kondusif meskipun terdapat perbedaan pandangan di antara kader,”ungkap Daniel saat pembukaan Musda XI Partai Golkar Kabupaten Sukabumi di Hotel Pangrango Sukabumi, Sabtu (24/10/2026).

Daniel juga melihat Partai Golkar Kabupaten Sukabumi memiliki banyak kader potensial yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan Golkar.

Potensi tersebut, menurutnya, perlu dipadukan agar menjadi kekuatan bersama.

“Dalam hati kecil saya berkeyakinan Pak Budi Azhar memiliki kesempatan untuk terus berkembang dalam perjalanan politiknya dan menjadi salah satu politisi yang dibanggakan masyarakat Sukabumi kedepannya,”kata Daniel.

Salah satu pesan penting yang disampaikan Daniel adalah perlunya mengakhiri pengelompokan kader setelah Musda berakhir.

Daniel tidak menginginkan adanya sekat antara kader yang mendukung Asep Japar dan mereka yang berada di barisan Budi Azhar.

“Tidak ada kubu-kubuan. Tidak ada kubu-kubuan Asep Japar tidak ada kubu-kubuan Budi Azhar. Setelah proses Musda selesai, seluruh kader diharapkan kembali menyatukan langkah demi kepentingan Partai Golkar,” harapnya.

Bagi Daniel, persaingan dalam forum organisasi tidak boleh mengalahkan tujuan yang lebih besar, yakni menjaga kekompakan dan memperkuat partai.

“Kepengurusan baru diharapkan mampu merangkul berbagai kalangan, mengakomodasi kader potensial, serta menempatkan orang-orang yang memiliki kapasitas untuk bekerja membesarkan partai Golkar,”ungkap Daniel.

Daniel juga mengingatkan waktu menuju Pemilu 2029 terus berjalan.

Golkar Kabupaten Sukabumi perlu segera mengalihkan perhatian dari dinamika internal menuju persiapan menghadapi agenda politik mendatang.

Menurutnya, seluruh kekuatan yang dimiliki partai harus dipadukan.

“Struktur organisasi, kapasitas kader, dan jaringan politik perlu bergerak dalam satu arah agar kerja partai dapat berjalan lebih efektif,”tandasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *