BERITAUSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bidan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
Tidak hanya mendampingi proses persalinan, bidan juga menjadi ujung tombak dalam menjaga kesehatan ibu dan anak sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Sukabumi.
Hal tersebut disampaikan Asep Japar saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukabumi yang digelar di Hotel Augusta Cikukulu, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, keberadaan bidan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas sejak masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak.
“Kontribusi bidan dalam setiap persalinan ibu dan anak, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta mendukung percepatan penurunan stunting merupakan bukti nyata pengabdian profesi yang sangat mulia bagi masa depan bangsa,” ujar Asep.
Ia menilai, peran bidan jauh melampaui pelayanan persalinan. Di berbagai pelosok desa, bidan menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan sekaligus berperan sebagai edukator, pendamping keluarga, hingga penggerak program keluarga berencana.
Atas dedikasi tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Terima kasih dan saya sangat mengapresiasi peran bidan yang selama ini telah dilakukan. Semua yang dilakukan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sukabumi, yakni terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” katanya.
Asep juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan primer.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pemerataan akses layanan kesehatan, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah terpencil.
“Kami akan terus menguatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil agar seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang sama dan berkualitas,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyambut baik terbentuknya Forum Silaturahmi Lintas Profesi Kesehatan (Forsilipro) Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi wadah kolaborasi antartenaga kesehatan dalam merancang berbagai program inovatif yang berdampak langsung terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Saya berharap Forsilipro menjadi mitra strategis pemerintah, memperkuat komunikasi lintas profesi, serta melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PC IBI Kabupaten Sukabumi Hj. Ani Andriani mengatakan peringatan HUT ke-75 IBI menjadi momentum memperkuat komitmen para bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Terlebih, Kabupaten Sukabumi memiliki ribuan bidan yang menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan.
“Dengan potensi yang luar biasa ini, mari kita bantu Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan visi Mubarakah,” ujarnya.
Ani menjelaskan, rangkaian peringatan HUT IBI telah dimulai sejak April 2026 melalui berbagai kegiatan sosial, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, santunan, intervensi stunting, imunisasi, serta berbagai program pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Dalam kesempatan itu juga diberikan penghargaan kepada para bidan berprestasi dan ditampilkan berbagai pertunjukan dari anggota IBI Kabupaten Sukabumi.





