BERITAUSUKABUMI.COM -Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq memanfaatkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Sukabumi untuk bernostalgia ke tempat yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Fajar Riza Ul Haq mengunjungi Pondok Pesantren Sunanul Huda di Cikaroya, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (6/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan setelah ia meninjau kegiatan pendidikan di SDN 01 Cibadak dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7 Sukabumi di Kecamatan Cibadak.
Bagi Fajar Riza Ul Haq, kunjungan ke pesantren tersebut bukan sekadar agenda biasa. Tempat itu menyimpan kenangan mendalam karena ia pernah menjadi santri di sana selama hampir tiga tahun, tepatnya pada 1992 hingga 1995 lalu.
Selepas solat Jumat di Masjid komplek Sunanul Huda ,didampingi pengasuh pesantren, Hj. Yeni Ratna Ningsih dan KH Iyan Mahfudin, Fajar berkeliling area pondok untuk melihat kembali sejumlah fasilitas lama yang pernah ia tempati.

Fajar Riza Ul Haq bahkan menyempatkan diri mengunjungi “kobong” atau kamar santri yang dulu menjadi tempatnya tidur, belajar, dan menghafal pelajaran selama mondok di pesantren salaf tersebut.
“Saya mondok di Sunanul Huda ini dari tahun 1992 sampai 1995. Waktu itu saya juga sekolah di Madrasah Tsanawiyah di Cisaat. Pengalaman nyantri di sini hampir tiga tahun menjadi memori yang sangat mendalam bagi saya,” ujarnya kepada BERITAUSUKABUMI.COM.
Dalam kesempatan itu, Fajar mengaku terharu melihat suasana pesantren yang masih mempertahankan bentuk aslinya. Menurutnya, sebagian besar bangunan masih sama seperti saat dirinya menjadi santri.
“Saya melihat suasananya masih seperti dulu, tidak banyak perubahan. Struktur bangunan dan kamar tempat saya tinggal masih seperti itu. Kolam di belakang juga masih ada. Yang berubah hanya masjid, dulu satu lantai sekarang sudah menjadi dua lantai dan lebih bagus,” katanya.
Selain berkeliling pondok, Fajar juga melakukan ziarah ke makam para pendiri dan keluarga besar Pondok Pesantren Sunanul Huda.
Fajar Riza Ul Haq juga meninjau lahan yang direncanakan akan digunakan untuk pengembangan lembaga pendidikan baru di lingkungan pesantren.
Di hadapan para santri, Fajar turut memberikan motivasi agar mereka terus semangat menuntut ilmu. Ia menegaskan bahwa pengalaman belajar di pesantren turut berperan besar dalam perjalanan hidup dan kariernya hingga bisa berada di posisi sekarang.

“Saya bisa seperti hari ini salah satunya karena pernah mondok di sini. Pengalaman di pondok ini luar biasa dan sangat membekas dalam hidup saya,” ungkapnya.
Fajar Riza Ul Haq juga menambahkan bahwa dasar-dasar pendidikan keagamaan yang kuat ia peroleh selama menjadi santri di Sunanul Huda.
Hal itu kemudian menjadi fondasi penting saat dirinya melanjutkan pendidikan dan mengembangkan diri di berbagai daerah.
“Dasar pendidikan keagamaan saya dibangun kuat di sini, sehingga saya memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan pesantren ini,” jelasnya.
Fajar berharap Pondok Pesantren Sunanul Huda dapat terus berkembang, terutama setelah kini memiliki lembaga pendidikan formal.
Menurutnya, keberadaan pendidikan formal di lingkungan pesantren akan semakin menarik minat masyarakat untuk menempuh pendidikan berbasis keagamaan.
“Harapannya pesantren ini bisa terus berkembang, menarik lebih banyak santri, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.





