BERITAUSUKABUMI.COM-Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan bahwa rencana penggabungan wilayah Dapil 4 Kabupaten Sukabumi ke Kota Sukabumi bukanlah agenda pribadi, melainkan strategi besar untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik secara merata.
Pernyataan ini disampaikan Ayep Zaki dalam Rapat Pleno I Koordinator Cabang Massa Prabowo (Masbro) Sukabumi Raya yang digelar di Sekretariat Masbro, Cisaat Kabupaten Sukabumi, pada Minggu, 8 Juni 2025 yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.
“Penggabungan ini bukan soal kepentingan pribadi, tapi strategi besar mempercepat pembangunan,” tegas Ayep Zaki di hadapan peserta rapat.
Menurut Ayep, penggabungan wilayah ini merupakan langkah strategis untuk memperluas cakupan pelayanan publik dan memperkuat distribusi pembangunan di kawasan Sukabumi Raya.
Pemerintah Kota Sukabumi disebutnya sudah membentuk tim kajian khusus yang tengah memetakan berbagai aspek penting, mulai dari teknis, administratif, hukum, hingga sosial.
Rencana ini juga diharapkan bisa memperbaiki tata kelola wilayah, menciptakan efisiensi layanan, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan.
Forum Rapat Pleno Masbro menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarwilayah, sekaligus membuka diskusi konstruktif terkait masa depan kawasan Sukabumi secara keseluruhan.
“Kita ingin Sukabumi tumbuh bersama. Tidak ada lagi kesenjangan layanan, semua wilayah harus merasakan manfaat pembangunan secara adil dan berkelanjutan,” ungkap Ayep.
Langkah ini dinilai sejalan dengan visi jangka panjang Pemkot Sukabumi yang menekankan pada pemerataan, keberlanjutan, dan partisipasi publik dalam pembangunan.
Penataan batas wilayah pun diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Sukabumi sebagai kota yang inklusif dan berdaya saing tinggi di Jawa Barat.





