Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Dessy Susilawati Apresiasi Program Orang Tua Asuh

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Dessy Susilawati

BERITAUSUKABUMI.COM-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Dessy Susilawati, menyambut positif langkah Pemprov Jabar program “Orang Tua Asuh” yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Program ini menyasar siswa-siswi berprestasi dari keluarga kurang mampu yang berhasil menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Ia menilai program ini mencerminkan komitmen nyata dalam mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi di berbagai daerah.

“Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah pada anak-anak muda yang punya potensi besar namun terbatas secara ekonomi. Saya sangat mengapresiasi,” ungkap Dessy dalam keterangan persnya.

Bacaan Lainnya

Acara penyerahan bantuan digelar secara simbolis di Bale Sri Baduga, Purwakarta, Rabu (18/6/2025) lalu. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing penerima mendapatkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp20 juta serta satu unit laptop untuk mendukung proses perkuliahan.

Gubernur Dedi Mulyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian materi, tetapi bentuk dorongan moral agar para mahasiswa tidak kehilangan semangat untuk bermimpi dan menggapai masa depan.

“Bukan hanya otak yang kita butuhkan untuk berhasil, tapi juga hati. Saya ingin mereka kelak juga bisa menjadi ‘orang tua asuh’ bagi yang lain,” tegas Dedi.

Seluruh penerima bantuan tercatat sebagai siswa dengan prestasi akademik mentereng, termasuk peraih medali dalam olimpiade nasional bidang fisika, kimia, dan matematika. Mereka diterima di sembilan fakultas dan sekolah berbeda di ITB.

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., yang turut hadir dalam acara tersebut, mengutip pesan Presiden Soekarno sebagai pengingat kepada para mahasiswa bahwa prestasi adalah tanggung jawab.

“Hari ini kalian sudah berhasil meraih salah satu bintang. Tapi ini baru awal. Ini adalah amanah untuk terus belajar dan memberi manfaat bagi sesama,” ujar Tatacipta.

Acara juga dihadiri oleh jajaran pimpinan ITB, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, para dekan fakultas, serta Dr. Imam Santoso, dosen ITB sekaligus tokoh pendidikan yang aktif menyuarakan pentingnya inklusi dalam dunia pendidikan.

Program Orang Tua Asuh ini diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda Jawa Barat untuk tidak hanya meraih prestasi akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan sosial dan daerah mereka masing-masing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *