Sumpah Kampanye Ayep Zaki Kembali Disoal, MA IPNU Sebut Jangan Jadikan Nama Allah untuk Alat Politik

Ketua MA IPNU Kota Sukabumi menyoroti janji politik dan sumpah kampanye Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. Ia menilai amanah kepemimpinan harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan agama.
Ketua Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) Kota Sukabumi, Wing Wing Suhendar

BERITAUSUKABUMI.COM – Ketua Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) Kota Sukabumi, Wing Wing Suhendar, menyoroti kembali video kampanye Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki yang mencatut nama Allah yang beredar di tengah ramainya tuntutan Forum RT/RW terkait sejumlah janji politik yang dinilai belum terealisasi.

Menurut Wing Wing, janji politik yang disampaikan kepada masyarakat, terlebih disertai sumpah atas nama Allah, merupakan amanah yang wajib dipertanggungjawabkan.

“Ketika rakyat menagih janji yang pernah disampaikan saat kampanye, itu hal yang wajar dalam demokrasi,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, dalam ajaran Islam, pemimpin wajib menunaikan amanah dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Karena itu, kritik yang disampaikan publik tidak boleh dianggap sebagai bentuk kebencian, melainkan bagian dari kontrol terhadap jalannya pemerintahan.

Sebelumnya, ratusan pengurus RT dan RW Kota Sukabumi mendatangi DPRD untuk menyampaikan aspirasi terkait sejumlah program yang dinilai belum terealisasi, termasuk dana abadi RT/RW.

Wing Wing berharap polemik ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah agar tetap konsisten terhadap komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat.

“Kami berharap Wali Kota Ayep Zaki dapat menepati janji-janjinya sebagai bentuk menjaga amanah dan kepercayaan publik,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *