Aksi Massa 2.6.26 ke Walikota Ayep Zaki, Disdikbud Kota Sukabumi Liburkan Siswa dan Tunda Ujian

Posko logistik aksi massa 2.6.26 di depan balai Kota Sukabumi

BERITAUSUKABUMI.COM-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi mengambil langkah antisipatif dengan meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sejumlah sekolah yang berada di sekitar lokasi aksi massa 2.6.26 yang akan berlangsung di kawasan Balai Kota Sukabumi, Selasa (2/6/2026).

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, mengatakan kebijakan tersebut diberlakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan siswa selama berlangsungnya aksi massa yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

“Kami menginstruksikan sekolah-sekolah yang berada di sekitar Jalan Juanda, Jalan R. Syamsudin, dan Jalan Suryakencana untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah,” ujar Novian dalam keterangan kepada sejumlah media.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk seluruh sekolah di Kota Sukabumi. Aktivitas belajar mengajar di sekolah lain tetap berjalan normal seperti biasa.

Adapun sekolah yang terdampak kebijakan tersebut di antaranya SMP Negeri 1 Sukabumi, SMP Negeri 2 Sukabumi, SMP Muhammadiyah (MY), SMP Tamansiswa, dan SMP Negeri 9 Sukabumi.

Selain meliburkan siswa, Disdikbud juga menyesuaikan jadwal Sumatif Akhir Tahun (SAT) bagi siswa kelas 7 dan 8. Ujian yang semula dijadwalkan pada 2 Juni 2026 diundur dan akan dilaksanakan pada 10 Juni 2026.

“Siswa kelas 7 dan 8 diperkenankan belajar dari rumah. Sedangkan kegiatan sekolah pada 3 Juni tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya,” jelasnya.

Sementara itu, pengumuman kelulusan siswa kelas 9 tetap dilaksanakan pada Selasa (2/6/2026). Namun, hasil kelulusan wajib diambil langsung oleh orang tua atau wali murid mulai pukul 07.15 WIB hingga 08.30 WIB.

Disdikbud juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka selama kegiatan belajar dari rumah berlangsung.

“Kami berharap orang tua dapat memastikan putra-putrinya tidak ikut menyaksikan ataupun terlibat dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar di kawasan Balai Kota Sukabumi,” pungkas Novian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *