Jadi Magnet Daerah Tujuan Pendidikan, Kampus UMMI dan Nusa Putra “Kebanjiran” Ribuan Mahasiswa Baru

UMMI dan Universitas Nusa Putra menerima lebih dari 4.500 mahasiswa baru dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Fenomena ini ikut menggerakkan ekonomi warga dan memperkuat Sukabumi sebagai daerah pendidikan.
Ribuan calon mahasiswa UMMI Masa Ta'aruf dan Keakraban (MASTAKA) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Tahun Akademik 2026/2027 di Lapang Gedung D UMMI, Senin (14/9/2026).

BERITAUSUKABUMI.COM-Sukabumi “kebanjiran” calon mahasiswa baru. Kini Sukabumi makin menunjukkan geliatnya sebagai salah satu magnet daerah tujuan pendidikan tinggi di Jawa Barat dan nasional.

Hal itu terlihat dari membanjirnya mahasiswa baru di dua kampus atau perguruan tinggi di Sukabumi, yakni Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan Universitas Nusa Putra.

Dari data yang dihimpun, pada tahun akademik 2026/2027 ini UMMI menerima 2.034 mahasiswa baru yang berasal dari 25 provinsi di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Sementara Universitas Nusa Putra mencatat 2.552 mahasiswa baru dari 26 provinsi di Indonesia serta 44 negara.

Tak hanya dari wilayah Jawa Barat, mahasiswa kini datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Total lebih dari 4.500 mahasiswa baru tersebut menjadi gambaran semakin luasnya daya tarik perguruan tinggi di Sukabumi.

Fenomena tersebut tidak hanya berdampak terhadap dunia pendidikan. Bertambahnya jumlah mahasiswa dari luar daerah ikut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar kampus.

Usaha kos-kosan, kontrakan, kuliner UMKM, transportasi, hingga berbagai sektor jasa turut merasakan dampaknya.

Sejumlah tempat kos dan kontrakan di sekitar kawasan kampus bahkan menjadi semakin diminati seiring meningkatnya jumlah mahasiswa pendatang.

Kondisi ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai kawasan pendidikan.

“Iya betul, banyak mahasiswa dan mahasiswi di sini (Nusa Putra) pada kos di tempat saya dan di tempat kos tetangga saya. Saking banyak, banyak calon mahasiswa yang tidak kebagian, akhirnya nyari kos di daerah lain,”ujar Fauzi Tushollah salah seorang pemilik kos di daerah Cibolangkaler Kecamatan Cisaat, kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Selasa (15/9/2026)

Rektor UMMI Prof. Dr. Reny Sukmawani, mengatakan meningkatnya jumlah mahasiswa dari luar daerah juga menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

“Tentu kolaborasi dengan Pemerintah daerah diharapkan dapat terus diperkuat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,”katanya.

Dikonfirmasi terpisah Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi kontribusi UMMI dan Universitas Nusa Putra dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Menurut Asep Japar, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat.

“Terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Nusa Putra dan tentunya tidak lupa kepada perguruan tinggi yang lain di Sukabumi. Kedepan kami terus akan berupaya memberikan kesempatan  menyerahkan beasiswa dalam program Generasi Mencrang,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *