Seorang Peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMP Negeri 1 Ciambar Tewas di Sungai

Tragisnya, korban MPLS di SMP Negeri Ciambar ini sampai memakan korban jiwa. Informasi yang terhimpun BERITAUSUKABUMI.COM, peserta MPLS SMP Negeri Ciambar merupakan pelajar asal warga Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, berinisial MA.

Kanit Reskrim Polsek Nagrak, Aipda Arie Derliboy Hidayat, dikonfirmasi sejumlah wartawan membenarkan, kejadian tewasnya peserta MPLS SMP Negeri 1 Ciambar.

MA tewas saat mengikuti rangkaian MPLS SMP Negeri Ciambar setelah tenggelam di Sungai Cileleuy, Kampung Selaawi Girang, Desa Cibunarjaya, pada Sabtu (22/7/2023).

HEADLINE, Saung Publik, Sejarah

Sejarah Cikal Bakal Kali Pertama Terbentuknya Polri Ternyata di Sukalarang Sukabumi

Pusdiklat Secapa Polri Sukabumi 1993 tersebut pernah digunakan sebagai tempat pendidikan dan latihan siswa Secapa Polri sebab disana sudah tersedia sarana dan prasarananya yang berlokasi di Gunung Sabak dan Gunung Suta.

Tidak banyak yang tahu alasan mengapa Pusdiklat Polri memilih Gunung Sabak dan Gunung Suta sebagai Pusdiklat Secapa Polri Sukabumi di Gunung Sabak dan Gunung Suta Kecamatan Sukalarang.

Ternyata setelah dilakukan penelusuran dan penelitian lapangan serta melakukan wawancara dengan sejumlah tokoh masyarakat dan purnawirawan Polri Sukabumi ternyata Gunung Sabak dan Gunung Suta tersebut memiliki kaitan yang erat dengan sejarah cikal bakal terbentuknya Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang mana di gunung-gunung yang disebutkan diatas merupakan tempat pendidikan dan latihan Keibodan (Pembantu Polisi Jepang) pada masa pendudukan Jepang di Indonesia antara tahun 1942-1945.

Gagalnya Kaisar Jepang Membuat Kerajaan Pajajaran Baru di Kota Hiroshima-2 Sukabumi

Uga Wangsit Siliwangi adalah sebuah cacandran atau penerawangan Prabu Siliwangi tentang lika-liku masa depan bangsa/suku Sunda setelah runtuhnya Kerajaan Pajajaran.

Yang mana kemudian bekas wilayah Kerajaan Pajajaran tersebut dikuasai oleh Kesultanan Banten dan Kesultanan Cirebon, lalu setelah itu berturut-turut dikuasai oleh VOC, Negara Prancis (Gubernur Jenderal Herman Daendles), Kerajaan Inggris (Sir Thomas Stanford Rafles), Pemerintah Hindia Belanda, lalu direbut oleh Kekaisaran Jepang pada Perang Dunia ke II, lalu direbut lagi oleh Pemerintah Hindia Belanda lalu setelah itu dikuasai Negara Republik Indonesia hingga saat ini.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.