HEADLINE, Sukabumi

Cerita Saksi Pelajar SMP asal Nagrak Sukabumi yang Diduga jadi Korban Perdagangan Orang

Seorang Pelajar SMP berinisial MC (15) asal Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga jadi korban tindak pidana penjualan orang oleh temannya sendiri.

Dari keterangan keluarga, MC meninggalkan rumah pada hari Sabtu (04/11/2023) sekitar pukul 15:00 WIB. Saat meninggalkan rumah bersama temannya, MC memakai baju warna putih dan celana jeans warna biru tua.

Saat meninggalkan rumah MC sempat terlihat oleh tetangganya dibawa oleh orang tak dikenal dengan mengunakan motor sport Ninja warna hijau. Tetangga MC sempat menegur MC dan temanya yang membawanya tersebut.

“Hey…mau dibawa kemana anak orang, nanti susah orang tua nya nyari,” ungkap Dedeh tetangga MC kepada sejumlah wartawan.

Namun, menurut Dedeh tegurannya tidak ditanggapi. Mereka terus pergi dengan kendaraannya menembus cuaca yang saat itu sedang turun hujan.

HEADLINE, Sukabumi

Ngeri Kembali Terulang di Sukabumi, Ibu Kerja jadi TKW Anak Disiksa Ayah di Rumah

Kembali terulang kasus penyiksaan terhadap anak kandung sendiri di Kabupaten Sukabumi, Jawa Baratm yang dilakukan ayah kandungnya sendiri.

Setelah kasus penyiksaan terhadap anak kandung sendiri dilakukan ayah sendiri terjadi di Kecamatan Tegalbuled Kabupaten Sukabumi pada 27 Agustus 2023 lalu, kini kasus penyiksaan kepada anak kandung sendiri yang dilakukan ayah kandungnya terjadi di Desa Buniwangi Kecamatan Surade, pada Selasa 14 November 2023.

Motif penyiksaan ayah kandung terhadap anaknya sendiri di Surade pun nyaris sama dengan kasus penyiksaan yang terjadi di Tegalbuled. Motifnya kesal terhadap sang istri yang sedang bertaruh nasib dengan jadi TKW di Arab Saudi.

HEADLINE, Home, Sukabumi

Karyawan PT SGC Tewas Setelah Alami Kecelakaan Kerja

Seorang pekerja pada Tim Helper RBI shift 2 di PT Siam Cemem Group (SCG) tewas setelah mengalami kecelakaan kerja, Senin (13/11/2023)

Karyawan PT SCG itu diketahui bernama Andri (22) warga Kampung Cigoong, RT 04, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat dalam rilis yang diterima BERITAUSUKABUMI.COM mengatakan, kecelakaan bermula ketika Tim Helper RBI shift 2, yakni Andi dan Andri (korban), akan melepas lampu penerangan yang terletak di atas salah satu mesin produksi multi-cyclone pada Senin (13/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Duit Dana Desa Milik Desa Balekambang Nagrak Sukabumi Nyaris Digasak Kawanan Perampok

Kawanan perampok nyaris berhasil menggasak uang Dana Desa milik Desa Balekambang Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (6/11/2023) sekira Pukul 15.00 WIB.

Informasi yang terhimpun, kawanan perampok itu berjumlah tiga orang, mereka beraksi di Ruas Jalan Sukabumi-Bogor tepatnya di kawasan perlintasan Kereta Api Segog, Desa Lembur Sawah, Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kawanan perampok itu menjalankan aksi dengan cara menggembosi mobil siaga atau mobil ambulance milik Desa Balekambang Kecamatan Nagrak

HEADLINE, Nasional

Istri Wakil Presiden Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin Berlibur di Kawasan Situgunung Sukabumi

Istri Wakil Presiden RI, Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin berkesempatan berlibur ke kawasan wisata Situgunung Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (13/10/2023).

Wury Estu Handayani Ma’ruf berkunjung ke kawasan wisata Situgunung bersama 30 rombongan lainnya.

Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin dan rombongan begitu menikmati sajian kudapan tradisional dan keindahan hutan hujan tropis yang terlihat jelas di pelataran Pangrango Resto.

Diduga Korupsi Dana BOS dan PIP Kepsek SMP Islam di Kabandungan Sukabumi jadi Tersangka

Diduga korupsi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dana Program Indonesia Pintar (PIP), AS seorang Kepala Sekolah (Kepsek) sebuah SMP Islam di Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi.

Data dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, akibat dugaan korupsi dana BOS dan PIP yang diduga dilakukan Kepsek SMP Islam di Kabandungan tersebut, negara dirugikan sebesar Rp Rp 587.915.000,00 (Lima ratus delapan puluh tujuh juta sembilan ratus lima belas ribu rupiah).

Ragam

Cara Mengelola Sampah itu Mudah Ini Caranya

Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Bila sampah dibuang sembarangan, ia dapat merusak lingkungan, menimbulkan bau yang tidak sedap, dan menyebabkan masalah kesehatan bagi manusia dan hewan.

Seperti akhir-akhir ini masalah sampah terutama tumpukan sampah di hamparan Pantai Cibutun, Loji Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, viral dan jadi pembahasan di media sosial.

Nyaris semua pihak terutama Pemkab Sukabumi dibuat sibuk dengan masalah sampah yang awalnya viral setelah komunitas Pandawara Group membuat konten mengenai kondisi Pantai Cibutun Loji yang dipenuhi sampah.

Konten Pandawara Group makin viral setelah mereka sempat menyebut jika Pantai Cibutun Loji jadi pantai nomor 4 terkotor di Indonesia, meski penyebutan pantai nomor 4 terkotor di Indonesia diklarifikasi setelah ada ancaman somasi dari pemerintah desa setempat termasuk Karang Taruna Kecamatan Simpenan.

Hasil identifikasi, tumpukan sampah dihamparan Pantai Cibutun Loji Simpenan merupakan sampah kiriman dari Sungai Cimandiri yang tentu sampah-sampah dari aliran Sungai Cimandiri berasal dari sampah yang dibuang sembarangan.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.