BERITAUSUKABUMI.COM – Seorang siswi kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cibitung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, bernama Alisa, baru-baru ini menyampaikan harapan tulusnya melalui media sosial TikTok sempat viral.
Dengan polos namun penuh makna, Alisa meminta perhatian pemerintah agar sekolahnya segera mendapatkan meja dan bangku belajar yang layak. Selama ini, dirinya bersama teman-teman sekelas masih mengalami kesulitan belajar akibat keterbatasan fasilitas yang ada di sekolah.
Pesan sederhana dari seorang murid kecil itu ternyata langsung mendapat respon dari Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Melalui keterangan yang disampaikannya, Kang Dedi menegaskan bahwa meski pengelolaan sekolah dasar secara administratif berada di bawah kewenangan Bupati Sukabumi melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, namun dirinya merasa terpanggil untuk ikut turun tangan.
“Walaupun secara aturan itu menjadi kewenangan Bupati, tapi karena ini menyangkut kebutuhan mendesak bagi anak-anak, maka dalam minggu ini juga kami akan kirim bangku sesuai kebutuhan sekolahnya,” ujar Kang Dedi.
Respon cepat itu kemudian diikuti dengan langkah nyata dari pemerintah daerah. Menindaklanjuti keluhan yang disampaikan Alisa, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi bergerak cepat. Pada Kamis (2/10), dinas langsung mengirimkan sejumlah mebeler ke SDN Cibitung. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa meja dan kursi untuk para siswa, tetapi juga fasilitas pendukung lainnya.
Adapun mebeler yang disalurkan terdiri dari 32 unit meja siswa, 64 unit kursi siswa, dua meja dan dua kursi untuk guru, satu papan tulis, serta dua unit lemari penyimpanan. Dengan tambahan fasilitas ini, diharapkan proses belajar mengajar di SDN Cibitung dapat berlangsung lebih nyaman dan efektif, khususnya bagi siswa kelas 1 yang selama ini sangat kekurangan sarana belajar.
Menurut keterangan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deni Hermawan, pengiriman mebeler tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.
“Mebeler yang kami salurkan ini berdasarkan usulan dari pihak sekolah dan setelah dilakukan verifikasi sesuai kondisi di lapangan. Memang di sekolah tersebut terdapat kekurangan, terutama untuk kelas 1. Karena itu, kami prioritaskan agar siswa bisa belajar dengan lebih nyaman,” ucap Deni kepada wartawan.
Sementara itu, Kepala SDN Cibitung, Dahlan, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sukabumi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi atas perhatian dan bantuannya.
“Kami atas nama dewan guru SDN Cibitung mengucapkan terima kasih adanya bantuan ini. Semoga ini menjadi motivasi kami dan para siswa dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran,” ungkap Dahlan, Jumat (3/10).
Kisah ini menjadi gambaran bagaimana sebuah suara polos dari anak kecil mampu mengetuk hati para pemimpin, hingga kemudian ditindaklanjuti dengan kebijakan nyata. Bagi Alisa dan kawan-kawannya, kursi dan meja baru bukan sekadar fasilitas, tetapi simbol harapan akan masa depan pendidikan yang lebih baik.*





