BERITAYUSUKABUMI.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan sejumlah agenda strategis di Ruang Sidang DPRD, Selasa (31/3/2026).
Salah satu agenda utama adalah penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sukabumi akhir tahun anggaran 2025.
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta para undangan lainnya.
Dalam paparannya, Bupati Asep Japar mengungkapkan capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Sukabumi sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren positif di berbagai sektor.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Asep Japar.
Capaian Indikator Makro 2025
Bupati menjelaskan, indikator makro pembangunan mencakup sejumlah aspek penting, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, pengendalian demografi, hingga evaluasi pembangunan daerah.
Menurutnya, sebagian besar indikator menunjukkan kinerja yang melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Mayoritas indikator menunjukkan performa yang melampaui target, meski masih ada beberapa yang perlu ditingkatkan, seperti infrastruktur jalan,” ungkapnya.
Kinerja Fiskal dan APBD Stabil
Selain indikator makro, Bupati juga menyoroti pengelolaan keuangan daerah yang dinilai semakin efektif.
Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 dinilai berjalan proporsional, baik dari sisi pendapatan maupun belanja.
Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
IKU Jadi Motor Penggerak
Lebih lanjut, Asep Japar menyampaikan bahwa Indikator Kinerja Utama (IKU) menjadi motor penggerak utama pembangunan daerah.
IKU tersebut mencakup berbagai sektor strategis, seperti:Sosial dan kesehatan,Pendidikan dan keagamaanE,konomi dan investasi.
Lalu Ketahanan pangan, Infrastruktur dan lingkungan hidup, danTata kelola pemerintahan.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap menyiapkan langkah korektif terhadap indikator yang belum mencapai target.
“Kami telah menyiapkan strategi penyesuaian agar target pembangunan di tahun berjalan dapat tercapai secara optimal,” tegasnya.
Harapan untuk Pembangunan ke Depan
Bupati juga berharap DPRD dapat memberikan catatan strategis dan rekomendasi sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan.
Ia menegaskan, capaian tahun 2025 harus menjadi fondasi kuat untuk percepatan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.
“Semoga capaian ini menjadi landasan pacu yang kokoh bagi keberhasilan pembangunan selanjutnya,” pungkasnya.
Di akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD sebagai bentuk komitmen sinergi dalam pembangunan daerah.





