Jadi Prioritas 30 Calhaj Lansia Kabupaten Sukabumi Berangkat Haji, Langsung Menuju Mekkah Setibanya di Arab Saudi

Puluhan jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Sukabumi menuju Tanah Suci

BERITAUSUKABUMI.COM-Sebanyak 30 dari 62 jemaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Sukabumi yang diberangkatkan tahun 2026 ini tercatat berusia di atas 71 tahun.

Kondisi tersebut membuat aspek pendampingan dan pelayanan kesehatan menjadi perhatian utama dalam keberangkatan calon haji yang tergabung dalam Kloter 13 menuju Tanah Suci.

Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, mengatakan mayoritas jemaah merupakan kategori lanjut usia (lansia) dan masuk dalam gelombang kedua keberangkatan haji Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Mayoritas jemaah merupakan lansia. Mereka masuk gelombang kedua, sehingga setibanya di Arab Saudi akan langsung menuju Mekkah,” ujar Abdul Manan dikonfirmasi BERITAUSUKABUMI.COM di sela pemberangkatan puluhan jemaah calon haji Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/5/2026)

Menurut Abdul Manan, para calon haji yang berangkat tahun ini merupakan jamaah yang telah lama menunggu giliran untuk memenuhi panggilan ibadah ke Tanah Suci.

Karena itu, ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke Indonesia dengan predikat haji mabrur.

Sementara Bupati Sukabumi Asep Japar dalam sambutan pelepasan mengatakan jika kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak dimiliki semua orang.

Karena itu, ia meminta para jemaah meluruskan niat dan memanfaatkan momentum ibadah dengan sebaik-baiknya.

“Dari jutaan masyarakat, bapak dan ibu adalah orang-orang terpilih yang mendapat kesempatan menjadi tamu Allah SWT. Laksanakan ibadah haji dengan sungguh-sungguh dan niat semata karena Allah,” ujar Asep.

Tak hanya menyoroti aspek spiritual, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Menurutnya, cuaca ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah membutuhkan kesiapan kesehatan yang maksimal, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Jaga kesehatan, disiplin pola makan, dan ikuti arahan petugas selama berada di Tanah Suci. Jangan memaksakan diri jika kondisi tubuh menurun,” pesannya.

Asep Japar juga menitipkan pesan moral kepada para jemaah agar menjaga nama baik Kabupaten Sukabumi dan Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Ia menekankan pentingnya sikap disiplin, tertib, serta saling membantu antarjemaah.

“Bapak dan ibu adalah duta daerah dan bangsa. Tunjukkan sikap yang baik, saling tolong-menolong, dan patuhi seluruh aturan pemerintah di sana,” tegasnya.

Perhatian khusus diberikan kepada para jemaah lansia yang mendominasi rombongan tahun ini. Bupati meminta jemaah yang lebih muda untuk aktif membantu dan mendampingi para lansia selama proses ibadah berlangsung.

“Yang muda harus sigap membantu yang tua. Kebersamaan dan kepedulian menjadi kunci agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar,” katanya.

Di akhir sambutannya, Asep Japar turut memohon doa dari para jemaah calon haji agar Kabupaten Sukabumi dijauhkan dari bencana serta masyarakatnya semakin sejahtera dan pembangunan daerah terus berjalan maju.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *