HEADLINE, Sukabumi

Pelajar SMP di Nagrak Sukabumi yang Hilang Belum Ditemukan

Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Sukabumi, gerak cepat lakukan penyelidikan terkait dengan hilangnya seorang pelajar putri SMP di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang di duga menjadi korban tindak pidana penjualan orang (TPPO).

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengatakan, dalam kasus ini, dirinya telah memerintahkan jajaran dari Sat Reskrim Polres Sukabumi melalui unit PPA untuk melakukan penyelidikan.”Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan,”kata Maruly Pardede kepada wartawan, Selasa (21/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Cerita Saksi Pelajar SMP asal Nagrak Sukabumi yang Diduga jadi Korban Perdagangan Orang

Seorang Pelajar SMP berinisial MC (15) asal Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga jadi korban tindak pidana penjualan orang oleh temannya sendiri.

Dari keterangan keluarga, MC meninggalkan rumah pada hari Sabtu (04/11/2023) sekitar pukul 15:00 WIB. Saat meninggalkan rumah bersama temannya, MC memakai baju warna putih dan celana jeans warna biru tua.

Saat meninggalkan rumah MC sempat terlihat oleh tetangganya dibawa oleh orang tak dikenal dengan mengunakan motor sport Ninja warna hijau. Tetangga MC sempat menegur MC dan temanya yang membawanya tersebut.

“Hey…mau dibawa kemana anak orang, nanti susah orang tua nya nyari,” ungkap Dedeh tetangga MC kepada sejumlah wartawan.

Namun, menurut Dedeh tegurannya tidak ditanggapi. Mereka terus pergi dengan kendaraannya menembus cuaca yang saat itu sedang turun hujan.

HEADLINE, Sukabumi

Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Cireunghas Sukabumi Ditangkap

Pelaku tewasnya pria paruh baya berinisial S (55 tahun) yang ditemukan tewas dalam keadaan tangan, kaki dan muka terikat lakban didalam sebuah minibus yang terpakir di salah satu minimarket di Cireunghas Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu akhirnya terkuak.

Hal ini setelah Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota meringkus Dua terduga pelaku JF (30 tahun) dan DP (23 tahun) di wilayah Tanggerang, Jum’at (17/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Cemburu Penyebab Ayah Siksa Anak Kandungnya Sendiri di Surade Sukabumi

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengungkap motif W tersangka ayah kandung yang menyiksa anak kandungnya sendiri di Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi.

Dalam konferensi pers Kamis (16/11/2023) lalu, AKBP Maruly Pardede menyebut motif W menyiksa anak kandungnya sendiri lantaran diduga cemburu dengan istrinya yang sedang bekerja jadi TKW di Arab Saudi.

“Diduga tersangka kesal setelah mengetahui adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya yang sedang kerja di Arab Saudi,”Maruly Pardede.

HEADLINE, Sukabumi

Buntut Kasus Salah Tangkap dan Penganiayaan Empat Anggota Polres Sukabumi Dibebastugaskan

Untuk sementara empat anggota Polres Sukabumi yang terlibat kasus salah tangkap dan dugaan penganiayaan seorang warga Kampung Citangkil, Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dibebastugaskan.

Demikian dikatakan Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede usai menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Ke-78 Brigade Mobil atau Brimob di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (16/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Ngeri Kembali Terulang di Sukabumi, Ibu Kerja jadi TKW Anak Disiksa Ayah di Rumah

Kembali terulang kasus penyiksaan terhadap anak kandung sendiri di Kabupaten Sukabumi, Jawa Baratm yang dilakukan ayah kandungnya sendiri.

Setelah kasus penyiksaan terhadap anak kandung sendiri dilakukan ayah sendiri terjadi di Kecamatan Tegalbuled Kabupaten Sukabumi pada 27 Agustus 2023 lalu, kini kasus penyiksaan kepada anak kandung sendiri yang dilakukan ayah kandungnya terjadi di Desa Buniwangi Kecamatan Surade, pada Selasa 14 November 2023.

Motif penyiksaan ayah kandung terhadap anaknya sendiri di Surade pun nyaris sama dengan kasus penyiksaan yang terjadi di Tegalbuled. Motifnya kesal terhadap sang istri yang sedang bertaruh nasib dengan jadi TKW di Arab Saudi.

HEADLINE, Home, Sukabumi

Karyawan PT SGC Tewas Setelah Alami Kecelakaan Kerja

Seorang pekerja pada Tim Helper RBI shift 2 di PT Siam Cemem Group (SCG) tewas setelah mengalami kecelakaan kerja, Senin (13/11/2023)

Karyawan PT SCG itu diketahui bernama Andri (22) warga Kampung Cigoong, RT 04, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat dalam rilis yang diterima BERITAUSUKABUMI.COM mengatakan, kecelakaan bermula ketika Tim Helper RBI shift 2, yakni Andi dan Andri (korban), akan melepas lampu penerangan yang terletak di atas salah satu mesin produksi multi-cyclone pada Senin (13/11/2023).

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.