HEADLINE, Sukabumi

Rekan Touring Mantan Walikota Sukabumi Bantah Achmad Fahmi Naik Motor Harley

Rekan touring mantan Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi memastikan saat kecelakaan lalu lintas tunggal, di Kebumen Jawa Tengah, Achmad Fahmi menungganggi motor Matic, bukan motor gede atau Moge Harley Davidson seperti informasi awal yang berkembang.

Rekan touring Achmad Fahmi yang menginformasikan Achmad Fahmi saat kecelakaan tunggal itu terjadi menungganggi motor Matic itu salah satunya Ujang Dani Ramdani.

Menurut pria yang lebih populer dipanggil Olan ini, ketika peristiwa laka lantas tersebut, Achmad Fahmi menggunakan Motor Matic Honda jenis Forza dengan nomor polisi F 4919 SAB.

HEADLINE, Sukabumi

Saat Kecelakaan di Jawa Tengah Mantan Walikota Achmad Fahmi Naik Motor Harley atau Motor Matic?

Informasi yang terhimpun dari berbagai sumber terpercaya, Achmad Fahmi mengalami kecelakaan tunggal saat dirinya touring menggunakan motor gede atau Moge Harley Davidson bareng kerabat dan rekan-rekannya ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Namun ada informasi lain menyebut, jika Achmad Fahmi ketika kecelakaan menungganggi motor matic jenis X Max bukan menungganggi Moge Harley Davidson.

“Informasinya sih banyak yang menyebut saat kecelakaan, beliau (Achmad Fahmi) menggunakan motor Harley, dan biasanya kalau perjalanan jauh seperti ke Jawa Tengah menggunakan Motor Harley,”kata sumber terpercaya BERITAUSUKABUMI.COM saat dikonfirmasi, pada Jumat (3/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Tukang Belah Batu di Nyalindung Sukabumi Meninggal Dunia

UK (62 tahun) seorang tukang pecah batu di Kampung Warungpeuteuy, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia setelah terkena ledakan yang ia gunakan untuk memecah batu, pada Kamis (2/11/2023).

Kasi Humas Polres Sukabumi IPTU Aah Saepul Rahman dikonfirmasi wartawan mengungkapkan peristiwa ledakan yang mengakibatkan UK meninggal dunia terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

“Korban merupakan seorang buruh harian lepas, saat kejadian korban tengah membelah batu menggunakan bahan peledak buatan yang diduga campuran serbuk potasium,”kata Aah.

HEADLINE, Sukabumi

Dugaan Bullying Pelajar SD di Kota Sukabumi Masih Diselidiki Polisi

Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota terus bekerja keras untuk mengungkap kasus dugaan aksi bullying atau kekerasan terhadap anak yang melibatkan pelajar sekolah salah satu sekolah dasar swasta di Kota Sukabumi.

“Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota telah menerima Laporan Polisi pada tanggal 16 Oktober 2023 dan sekarang sedang kita tangani, dalam proses penyelidikan dan sudah memeriksa beberapa orang saksi, baik dari korban, pihak sekolah maupun dari teman korban,”kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi kota, Akp Yanto Sudiarto Rabu (1/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Terlibat Jaringan Teroris Guru Madrasah di Kebonpedes Sukabumi Ditangkap Densus 88

Dua orang guru madrasah di Kampung Gunung Batu Desa Kebonpedes Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi ditangkap anggota Densus 88, Jumat (27/10/2023).

Dua guru madrasah berinisial RS dan RY itu ditangkap Densus 88 terkait keterlibatan jaringan teroris.

Kades Kebonpedes Dadan Apriandani mengatakan, selain menangkap dua orang guru madrasah, Densus 88 juga melakukan penggeledahan rumah dua guru madrasah yang diduga terlibat jaringan teroris tersebut.

“Penangkapan dan penggeledahan rumah sekitar jam 14.00 sampai 17.00 WIB. Saya sempat bertanya pada komandan Densus 88 saat proses penangkapan, tapi tak ditanggapi,”kata Dadan dikonfirmasi BERITAUSUKABUMI.COM, Sabtu (28/10/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Aliran Dana Nasabah yang Dicuri Pegawai Perumda BPR Cabang Jampangkulon Kemana Saja??

Penasehat Hukum Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat (Perumda BPR) Sukabumi, Amirudin Rahman menegaskan, aliran duit tabungan nasabah sebesar Rp 7,2 Miliar yang dicuri sejumlah oknum pegawai Perumda BPR Sukabumi Jampangkulon, itu hanya dinikmati mereka saja.

“Saya tegaskan yang berbuat jahat di sini, yang melakukan perbuatan kurang ajar di sini, adalah oknum karyawan di Perumda Jampangkulon. Apakah (aliran dana nasabah yang diselewengkan) sampai ke pihak lain? yang kami tahu, berdasarkan pemeriksaan (internal BPR) itu tidak ada. Oknum karyawan itu lah yang memanfaatkan itu, cuma oknum ini,”kata Amirudin Rahman dikonfirmasi BERITAUSUKABUMI.COM, Kamis (26/10/2023).

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.