HEADLINE, Sukabumi

Rekaman CCTV Mobil Avanza Hitam Diduga Mobil yang Ditumpangi Kepsek SDN Cimuncang Korban Ledakan Gas CNG

Salah seorang korban tewas pada ledakan tabung gas Compressed Natural Gas atau CNG diketahui bernama Heni Handayani (56 tahun), seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Cimuncang Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dari informasi yang dihimpun, Heni merupakan warga Kampung Bojonggenteng RT 02/01, Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Korban Heni Handayani saat ledakan tabung gas Compressed Natural Gas terjadi, Heni berada di mobil Toyota Avanza berwarna hitam, dengan nomor polisi F 1283 QZ.

Dari rekaman CCTV yang diterima BERITAUSUKABUMI.COM, Mobil Avanza warna hitam tersebut terpantau melintas di lokasi kejadian atau tepatnya di Lodaya Karangtengah Cibadak Kabupaten Sukabumi.

HEADLINE, Sukabumi

Ini Hasil Pemeriksaan Sementara Meledaknya Tabung Gas CNG di Cibadak Sukabumi

Hasil pemeriksaan sementara Tim Polres Sukabumi dan teknisi ahli menunjukkan, ledakan tabung gas Compressed Natural Gas (CNG) di atas truk di Jalan Lodaya Karangtengah Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (27/11/2023), terjadi akibat adanya kerusakan pada bagian silinder valve.

Di mana tabung Compressed Natural Gas yang meledak tidak lagi memiliki silinder valve yang terpasang. Dari hasil olah TKP juga menunjukkan ada 18 tabung gas di dalam kendaraan truk jenis Izushu NMR 71 No.Pol B 9496 SYX. Dari 18 tabung ada dua tabung terlempat terlempar sejauh 20 meter dan ditemukan dibawah parit.

HEADLINE, Sukabumi

Pelajar SMP di Nagrak Sukabumi yang Hilang Belum Ditemukan

Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Sukabumi, gerak cepat lakukan penyelidikan terkait dengan hilangnya seorang pelajar putri SMP di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang di duga menjadi korban tindak pidana penjualan orang (TPPO).

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengatakan, dalam kasus ini, dirinya telah memerintahkan jajaran dari Sat Reskrim Polres Sukabumi melalui unit PPA untuk melakukan penyelidikan.”Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan,”kata Maruly Pardede kepada wartawan, Selasa (21/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Cerita Saksi Pelajar SMP asal Nagrak Sukabumi yang Diduga jadi Korban Perdagangan Orang

Seorang Pelajar SMP berinisial MC (15) asal Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga jadi korban tindak pidana penjualan orang oleh temannya sendiri.

Dari keterangan keluarga, MC meninggalkan rumah pada hari Sabtu (04/11/2023) sekitar pukul 15:00 WIB. Saat meninggalkan rumah bersama temannya, MC memakai baju warna putih dan celana jeans warna biru tua.

Saat meninggalkan rumah MC sempat terlihat oleh tetangganya dibawa oleh orang tak dikenal dengan mengunakan motor sport Ninja warna hijau. Tetangga MC sempat menegur MC dan temanya yang membawanya tersebut.

“Hey…mau dibawa kemana anak orang, nanti susah orang tua nya nyari,” ungkap Dedeh tetangga MC kepada sejumlah wartawan.

Namun, menurut Dedeh tegurannya tidak ditanggapi. Mereka terus pergi dengan kendaraannya menembus cuaca yang saat itu sedang turun hujan.

HEADLINE, Sukabumi

Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Cireunghas Sukabumi Ditangkap

Pelaku tewasnya pria paruh baya berinisial S (55 tahun) yang ditemukan tewas dalam keadaan tangan, kaki dan muka terikat lakban didalam sebuah minibus yang terpakir di salah satu minimarket di Cireunghas Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu akhirnya terkuak.

Hal ini setelah Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota meringkus Dua terduga pelaku JF (30 tahun) dan DP (23 tahun) di wilayah Tanggerang, Jum’at (17/11/2023).

HEADLINE, Sukabumi

Cemburu Penyebab Ayah Siksa Anak Kandungnya Sendiri di Surade Sukabumi

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengungkap motif W tersangka ayah kandung yang menyiksa anak kandungnya sendiri di Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi.

Dalam konferensi pers Kamis (16/11/2023) lalu, AKBP Maruly Pardede menyebut motif W menyiksa anak kandungnya sendiri lantaran diduga cemburu dengan istrinya yang sedang bekerja jadi TKW di Arab Saudi.

“Diduga tersangka kesal setelah mengetahui adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya yang sedang kerja di Arab Saudi,”Maruly Pardede.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.