Hingga Minggu (8/11/2026), proses pengeboran di titik keempat tersebut telah mencapai kedalaman sekitar 55 meter. Namun, sumber air yang diharapkan belum juga ditemukan.
Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD ke-130 yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Keberadaannya diharapkan dapat menjadi solusi atas kebutuhan air warga dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Meski belum menemukan sumber air, personel Satgas TMMD terus melanjutkan pekerjaan di tengah kondisi dan tantangan lapangan. Setiap meter pengeboran menjadi bagian dari upaya untuk menemukan sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Lokasi pembangunan yang berdekatan dengan sekolah dasar juga membuat sumur bor ini memiliki nilai manfaat lebih luas.
Jika berhasil, fasilitas tersebut tidak hanya diharapkan memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga mendukung ketersediaan air bersih di lingkungan sekolah.
Program ini menjadi bentuk upaya TNI melalui TMMD dalam membantu mengatasi persoalan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih di wilayah pedesaan.
Kini, harapan warga Kampung Bojong Gadog masih bergantung pada hasil pengeboran. Kedalaman 55 meter telah dicapai, tetapi sumber air yang menjadi tujuan utama pembangunan belum ditemukan.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi pun terus berupaya menuntaskan pekerjaan tersebut agar fasilitas air bersih yang dibangun nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.





