Keluhan datang dari pelanggan di kawasan Kecamatan Cisaat maupun sejumlah pelanggan di kecamatan yang ada di Kota Sukabumi.
“Setiap hari saya dan tetangga yang lain mengandalkan kebutuhan air bersih dari PDAM. Tapi sudah dua hari ini pasokan air tidak lancar, bahkan susah. Datangnya malam. Kami mau mandi, cuci pakaian dan lainnya terganggu. Tapi pembayaran tentu tetap jalan,” Gerutu, Fauzi Tushulloh, pelanggan asal Cisaat, kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Selasa (20/10/2026).
Baginya, persoalan ini bukan sekadar air yang terlambat mengalir. Ketika pasokan tidak menentu, masyarakat harus menghadapi kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, padahal air bersih merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Keluhan serupa juga disampaikan Syahidan Rizki, pelanggan Perumda AM Tirta Bumi Wibawa yang berasal dari Kota Sukabumi.
Syahidan turut mengeluhkan pasokan air yang tidak lancar dan berharap perusahaan daerah tersebut segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan distribusi.





