Budi Azhar Mundur dari Bursa Pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi

Budi Azhar Mutawali menyatakan mundur dari pencalonan Ketua DPD Golkar Kabupaten Sukabumi setelah lobi DPP dan Golkar Jabar. Asep Japar kian menguat menjelang Musda XI.
Budi Azhar Mutawali menyatakan mundur dari pencalonan Ketua DPD Golkar Kabupaten Sukabumi setelah lobi DPP dan Golkar Jabar. Asep Japar kian menguat menjelang Musda XI.
BERITAUSUKABUMI.COM –Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, dikabarkan telah mundur dari bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi.
Musda XI DPD Golkar Kabupaten Sukabumi dijadwalkan akan digelar pada 24 atau 25 Oktober  2026 nanti.
Informasi mundurnya Budi Azhar ini dilontarkan politisi senior Partai Golkar Sukabumi, Agus Mulyadi.
Kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Agus Mulyadi mengungkapkan keputusan Budi Azhar mundur dari pencalonan ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi di Musda XI nanti, itu setelah melalui serangkaian lobi dan pertemuan intensif dengan jajaran DPP Partai Golkar dan DPD Partai Golkar Jawa Barat.
“Ya, saat di forum silaturahmi tanggal 14 September 2026 itu, didepan forum disaksikan pengurus DPP, ketua DPD Golkar Jabar dan 47 Pengurus kKecamatan Golkar se-Kabupaten Sukabumi, Pak Budi sudah menyatakan mundur dari pencalonan,”ungkap Agus Mulyadi, Rabu (21/10/2026).

Budi Azhar juga ungkap Agus Mulyadi menyatakan siap mematuhi instruksi DPP Partai Golkar. Namun, kata Agus Mulyadi surat pengunduran dirinya disebut akan diserahkan secara resmi pada pelaksanaan Musda XI mendatang.

“Dengan pernyataan mundur dari pencalonan yang disampaikan pak Budi Azhar,  maka dipastikan calon tunggal adalah hanya Pak Asep Japar,”kata Agus.

Agus Mulyadi sendiri tidak memungkiri meski Budi Azhar sudah menyatakan mundur secara lisan di pencalonan bursa ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, akan ada kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa berubah.

Bacaan Lainnya

“Ya namanya juga politik, bisa berubah cepat, tinggal kita lihat saja nanti sikap dari Pak Budi Azhar,”tuturnya.

Pun soal Agus Mulyadi juga tidak memungkiri jika ada PK-PK Partai Golkar yang merasa kecewa dengan keputusan mundurnya Budi Azhar dari pencalonan.

Menurut Agus, keputusan ini harus diterima. “Saya pun mengalaminya jadi, ini sudah menjadi keputusan DPP Partai Golkar, maka harus diterima oleh semua pihak termasuk oleh semua pengurus Partai Golkar kecamatan maupun pengurus tingkat Kabupaten Sukabumi,”tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *