Ajang ini memberikan apresiasi kepada 100 penggerak zakat dari berbagai kategori, baik lembaga maupun individu, yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat ekosistem zakat nasional.
Namun, prestasi tersebut juga membawa tantangan untuk menjaga konsistensi kinerja, meningkatkan penghimpunan dana zakat, serta memastikan penyalurannya memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Capaian ini menjadi pengakuan atas kinerja BAZNAS Kabupaten Sukabumi dalam pengelolaan zakat, sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperkuat penghimpunan dan penyaluran zakat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat yang membutuhkan,”kata Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, DR. H. Unang Sudarma kepada BERITAUSUKABUMI.COM.
Unang Sudarma berharap penghargaan ini tidak sekadar menjadi kebanggaan, tetapi juga penyemangat bagi seluruh jajaran BAZNAS dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada umat.
“Alhamdulillah, semoga ini tetap menjadi penyemangat kinerja seluruh jajaran BAZNAS Kabupaten Sukabumi dan UPZ-UPZ dalam menghimpun serta menyalurkan zakat kepada umat yang membutuhkan,” ujar Unang Sudarma.
Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, mengatakan, penghargaan dalam Grand BAZNAS Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap pihak-pihak yang berkontribusi dalam mendukung pengelolaan zakat di Indonesia.
Ia menegaskan, pemberian penghargaan kepada para muzaki atau orang yang menunaikan zakat juga dapat menjadi sarana untuk membangun motivasi dan memperkuat partisipasi masyarakat.
“Berikanlah doa, selamat, penghargaan kepada mereka yang membayarkan zakat itu. Padahal kita semua tahu, Allah mengajarkan kita untuk ikhlas dan sebagainya. Khusus untuk zakat, ada dua hal, yaitu boleh diceritakan dan sampaikan penghargaan kepada mereka yang membayar zakat,” ujar Sodik.
Ia menjelaskan, Grand BAZNAS Awards 2026 merupakan bagian dari implementasi Asta Stratas dan Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031.
Program tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem zakat yang produktif dan kolaboratif, memperkuat jaringan kemitraan, serta mendorong inovasi dalam manajemen pengelolaan zakat.
“Untuk Grand Awards ini, ada 20 kategori dari berbagai kalangan yang merupakan bagian dari Asta Stratas yang pertama, yakni membangun ekosistem yang produktif dan kolaboratif,” katanya.





