BERITAUSUKABUMI.OM-Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengumumkan langkah efisiensi APBD Tahun 2025 yang menghasilkan penghematan anggaran sebesar Rp5,1 triliun.
Dana tersebut dialokasikan kembali ke sektor-sektor prioritas demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Edaran Mendagri Nomor 900/833/SJ.
“Dengan pengawasan langsung dari Gubernur, proses efisiensi dilakukan secara profesional dan dialokasikan untuk program-program yang memberi dampak luas,” ujar Herman.
Tiga sektor utama penerima alokasi anggaran:
1. Infrastruktur (Rp3,6 triliun): Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, jembatan, transportasi publik, irigasi, dan sanitasi.
2. Pendidikan (Rp1,3 triliun): Peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan akses di seluruh wilayah.
3. Kesehatan (Rp122,9 miliar):Penguatan fasilitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Melalui efisiensi ini, Jawa Barat menargetkan peningkatan efektivitas anggaran sekaligus mempercepat pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor strategis.





