BERITAUSUKABUMI.COM-Jadwal kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Geopark Ciletuh Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Senin (21/4/2025) dibatalkan.
Padahal berbagai persiapan telah dilakukan secara maksimal oleh warga dan pemerintah setempat, termasuk giat bersih-bersih di jalan guna menyambut kedatangan Dedi Mulyadi.
Batalnya kunjungan resmi bersifat protokoler Dedi Mulyadi ke Kabupaten Sukabumi sudah terjadi dua kali. Pertama satu pekan lalu rencana kunjungan ke Pasar Cicurug, rencana kunjungan Dedi Mulyadi ke Cicurug juga batal.
Spanduk penyambutan telah terpasang di pintu masuk Pasar Cicurug. Para pedagang dan warga sekitar antusias ingin menyambut kehadirian Dedi Mulyadi.
“Kami sudah pasang spanduk, bersih-bersih dari semalam, bahkan sampai lembur. Tapi ternyata batal, tentu kecewa,” ujar Ibu Lilis, seorang pedagang sembako saat itu.
Tak hanya di pasar, pembatalan juga terjadi di Geopark Ciletuh, destinasi wisata unggulan Jawa Barat yang masuk dalam UNESCO Global Geopark.
Masyarakat setempat telah menyiapkan penyambutan meriah, termasuk atraksi seni budaya, pameran UMKM, serta sambutan dari tokoh adat setempat.
“Warga sudah kerja bakti sejak kemarin. Semua semangat karena merasa dihargai akan dikunjungi langsung oleh Pak Gubernur. Tapi ya, akhirnya kecewa juga,” kata Andri, pemuda setempat yang tergabung dalam komunitas sadar wisata.
Menurut sumber internal, alasan pembatalan kunjungan disebut karena adanya perubahan mendadak dalam agenda gubernur. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Warga berharap kunjungan ini bukan dibatalkan sepenuhnya, melainkan hanya ditunda. Mereka tetap menantikan kehadiran Gubernur Dedi Mulyadi di Sukabumi sebagai bentuk perhatian nyata terhadap pembangunan daerah, terutama dalam sektor ekonomi dan pariwisata lokal.





