Panen 3 Kali Setahun KASAD dan Bupati Sukabumi Resmikan Saluran Pengairan Pertanian di Ciemas

Panen 3 Kali Setahun! KASAD dan Bupati Sukabumi Resmikan Saluran Pengairan Pertanian di Ciemas
Panen 3 Kali Setahun! KASAD dan Bupati Sukabumi Resmikan Saluran Pengairan Pertanian di Ciemas

BERITAUSUKABUMI.COM-Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turut mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dalam kunjungan kerja sekaligus peresmian sarana pengairan pertanian di Kecamatan Ciemas.

Acara ini digelar di Kampung Tegal Caringin-Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Forkopimda Kabupaten Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Pembangunan saluran pengairan ini dirancang dengan kapasitas yang besar, bertujuan untuk mengatur distribusi air secara optimal, khususnya di musim kemarau.

“Dengan adanya sistem pengairan ini, air bisa dialirkan ke sekitar 600 hektar lahan pertanian, sehingga petani dapat mengolah lahannya secara maksimal sepanjang tahun tanpa khawatir kekurangan air,” ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

“Petani yang sebelumnya hanya bisa panen sekali setahun, kini bisa dua hingga tiga kali panen dalam setahun. Ini tentu sangat membantu produktivitas pertanian,” ungkapnya.

KASAD juga berpesan kepada masyarakat agar ikut menjaga fasilitas pengairan yang telah dibangun. “Kami minta sarana ini untuk terus dijaga agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan infrastruktur pertanian tersebut. Menurutnya, kehadiran sistem pengairan ini membawa dampak positif besar bagi para petani, khususnya di wilayah Ciemas.

“Ini sangat luar biasa. Dengan sistem pipanisasi ini, para petani kini bisa melakukan dua kali panen, bahkan ditargetkan tiga kali panen dalam setahun,” jelas Bupati.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar program TNI AD ini bisa diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi, demi mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani secara merata.

“Semoga ke depannya program ini tidak hanya dilakukan di Kecamatan Ciemas, tetapi juga di berbagai kecamatan lain yang berpotensi untuk pengembangan pertanian,” tambahnya.

Ia pun turut mengingatkan masyarakat agar merawat fasilitas yang ada. “Pipa pengairan ini dirancang untuk bertahan hingga 150 tahun. Jika dijaga dan dirawat dengan baik, manfaatnya akan terasa hingga generasi mendatang,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *