Memasuki hari ke-13 pelaksanaan TMMD, Satgas bersama masyarakat melanjutkan pekerjaan tahap akhir atau finishing.
Kegiatan meliputi penutupan bahu jalan serta pembersihan parit dan saluran air untuk menjaga kualitas jalan agar lebih awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Rampungnya pengaspalan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga, terutama untuk menunjang aktivitas pendidikan, pertanian, perekonomian, hingga akses pelayanan kesehatan.
Danpos TMMD, Pelda Aang Hanafi, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya salah satu sasaran pembangunan fisik TMMD ke-130 tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan finishing, yaitu menutup bahu jalan dan membersihkan parit. Tujuannya agar jalan yang sudah kita aspal ini bisa lebih awet dan tahan lama,” ujar Aang.
Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung.
Menurutnya, kondisi jalan sebelum diperbaiki cukup sulit dilalui sehingga pembangunan tersebut sangat dibutuhkan warga.
Aang juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga jalan yang telah dibangun, khususnya dengan memastikan saluran air dan parit tetap bersih sehingga aliran air tidak merusak badan jalan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang begitu antusias bergotong royong. Harapan kami, masyarakat bisa bersama-sama menjaga dan merawat jalan ini, terutama memperhatikan saluran air atau parit agar air tidak merusak jalan yang sudah dibangun,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Mekarjaya, Bambang Suteja, menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi atas pembangunan jalan dan sejumlah program lainnya di desanya.
Menurut Bambang, keberadaan jalan yang lebih baik sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Akses tersebut memudahkan anak-anak pergi ke sekolah, petani mengangkut hasil panen, serta warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah melaksanakan pengaspalan jalan dan pembangunan lainnya di Desa Mekarjaya. Jalan ini sangat penting bagi masyarakat. Anak-anak bisa lebih mudah pergi ke sekolah, petani lebih mudah mengangkut hasil panen, dan warga yang sakit juga bisa lebih mudah mendapatkan akses pelayanan kesehatan,” ungkap Bambang.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat infrastruktur tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu lama.





