BERITAUSUKABUMI.COM-Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto, merespons santai fenomena para sopir truk yang mengibarkan bendera bergambar tokoh bajak laut dari serial animasi Jepang, One Piece.
Dalam keterangannya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Titiek menganggap fenomena itu bukan hal yang perlu dibesar-besarkan. Ia menyebut pengibaran bendera tersebut sebagai hal kecil yang tak layak menjadi polemik nasional.
“Enggak lah, kita negara besar. Hanya itu masalah ecek-ecek lah, enggak usah ditanggapin. Masih banyak yang harus kita kerjakan untuk pembangunan negeri ini. Bagaimana rakyat yang masih miskin bisa kita angkat menjadi hidup sejahtera,” ujar Titiek, Selasa (5/8/2025).
Aksi para sopir truk yang memasang bendera One Piece sempat menjadi viral di media sosial. Banyak yang menilai bendera bergambar bajak laut itu sebagai simbol perlawanan atau bentuk sindiran terhadap kondisi sosial dan ekonomi saat ini.
Namun bagi Titiek, perhatian pemerintah dan publik sebaiknya tidak teralihkan pada hal-hal yang bersifat simbolik semata.
Titiek Soeharto menegaskan pentingnya fokus pada agenda-agenda besar bangsa, termasuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Fenomena ini sebelumnya juga menuai berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian melihatnya sebagai bentuk kreativitas dan ekspresi budaya populer, sementara yang lain mengaitkannya dengan keresahan sosial di kalangan masyarakat bawah, khususnya para pekerja sektor transportasi.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah mengenai makna dan dampak dari aksi tersebut.





