SPPG Dapur MBG Cisaat Cibatu III Resmi Beroperasi, Dukung Gizi Ribuan Warga Sukabumi

Grand opening running sekaligus launching SPPG Dapur Cisaat Cibatu III (ist)

BERITAUSUKABUMI.COM-Yayasan Padepokan Pandan Ireng kembali memperluas kontribusinya dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional dengan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Cisaat Cibatu III di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/1/2026).

Peresmian dapur gizi ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Padepokan Pandan Ireng dan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak usia sekolah.

Ketua Yayasan Padepokan Pandan Ireng, Heru Aceel, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dengan grand opening running sekaligus launching SPPG Dapur Cisaat Cibatu III, kemudian ditutup dengan acara tasyakuran.

Bacaan Lainnya

“Peresmian Dapur MBG Cibatu Cisaat III ini menjadi langkah awal kami dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di wilayah Sukabumi,” ujar Heru Aceel.

Didampingi Dewan Pembimbing Drs. Dadang Rahardja, SH, MH serta Dewan Pembina Maulana Syarifudin, Heru Aceel mengungkapkan bahwa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut melayani ribuan penerima manfaat. Sasaran program mencakup siswa PAUD hingga SMA/SMK, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di wilayah sekitar.

Menurutnya, operasional dapur MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus mendorong peningkatan prestasi belajar anak melalui asupan gizi yang terukur dan berkelanjutan.

Tak hanya fokus pada aspek kesehatan, SPPG Dapur MBG Cibatu Cisaat III juga menerapkan skema ekonomi kerakyatan. Sebanyak 85 persen anggaran operasional dialokasikan untuk menyerap bahan pangan dari petani, peternak, dan pedagang lokal di wilayah Sukabumi.

“Skema ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi berganda dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” katanya.

Heru Aceel juga memastikan seluruh proses pengolahan makanan telah memenuhi standar higiene dan sanitasi. Setiap menu yang disajikan telah melalui verifikasi ahli gizi dan disesuaikan dengan standar Badan Gizi Nasional.

Dapur MBG Cisaat Cibatu III ditargetkan mampu memproduksi hingga 3.000 porsi makanan per hari. Makanan bergizi tersebut akan didistribusikan ke sekolah-sekolah di wilayah sekitar di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

Para guru di sekolah penerima juga memperoleh jatah makanan guna mendukung pengawasan pola makan sehat di lingkungan pendidikan.

Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional menargetkan Program Makan Bergizi Gratis pada tahun 2026 dapat menjangkau 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia dengan dukungan anggaran mencapai Rp335 triliun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *