BERITAUSUKABUMI.COM-Penyidikan kasus pengeroyokan terhadap Geri Selamat (16 tahun), pelajar kelas 2 SMA asal Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, terus berlanjut di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi.
Polisi memastikan telah mengantongi identitas seluruh pelaku penggeroyokan terhadap Geri, korban salah tangkap yang sebelumnya dituduh pelaku pencurian motor, termasuk satu orang yang diduga tokoh agama atau ustadz setempat.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, mengonfirmasi bahwa para pelaku berasal dari satu kedusunan dengan korban.
“Proses penyelidikan sedang berjalan. Identitas pelaku sudah terdeteksi, semua masih satu kedusunan. Kami jalankan sesuai SOP, biarkan Kanit PPA memaksimalkan upaya penyidikan,” kata Hartono, Senin (11/8/2025).
Menurutnya, sejumlah pelaku telah teridentifikasi, namun pelaku utama justru melarikan diri. Hartono memastikan akan memproses perkara ini hingga tuntas.
Hartono juga menegaskan pihak kepolisian akan memeriksa setiap pihak yang terlibat tanpa pandang bulu, meski diduga kuat ada seorang sosok pemuka agama atau ustadz terlibat dalam pengeroyokan.
Sementara nenek korban Ai Fatimah (62 tahun), menegaskan keluarga menolak penyelesaian damai.”Tidak ada damai, kami terutama bapaknya sudah sakit hati, pelaku harus diadili seadilnya,” kata Ai Fatimah.





