BERITAUSUKABUMI.COM-Aparat gabungan dari Polsek Jampangkulon bersama TNI dan Pemerintah Desa Padajaya membongkar lokasi yang diduga digunakan sebagai arena sabung ayam di wilayah Kampung Citoke RT 007/002, Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (5/8/2025) lalu.
Saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan kegiatan sabung ayam yang sedang berlangsung. Namun, di lokasi terdapat bangunan lapak berukuran sekitar 10 x 10 meter yang diduga kuat digunakan untuk arena judi sabung ayam. Lapak dari bambu tersebut langsung dibongkar oleh petugas gabungan.
Warga sekitar menyebut arena tersebut aktif tiga kali dalam sepekan, yakni pada Selasa, Sabtu, dan Minggu. Tiap kali beroperasi, biasanya berlangsung dalam beberapa sesi pertandingan, dengan nilai taruhan mulai dari Rp250.000 hingga Rp750.000. Panitia disebut mengambil potongan sebesar 20% dari tiap taruhan.
“Kami bergerak berdasarkan laporan dari warga yang merasa terganggu dengan aktivitas sabung ayam di lokasi itu,” ungkap ujar Kapolsek Jampangkulon, Iptu Muhlis.
Tindakan ini kata Muhlis dilakukan set elah aparat menerima laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas ilegal tersebut. Informasi yang masuk disertai rekaman video memperlihatkan adanya praktik sabung ayam yang dilakukan secara tertutup di area tersebut.
Arena sabung ayam tersebut berada di lahan kosong milik salah satu tokoh masyarakat berinisial HA, yang sebelumnya sudah pernah dibubarkan pada April 2025. Namun, aktivitas ilegal itu kembali dilakukan oleh pihak tak dikenal.
Kegiatan ini bahkan menarik peserta dari berbagai kecamatan di Sukabumi bagian selatan seperti Ciracap, Surade, Sagaranten, Ciemas, hingga Kalibunder.
Iptu Muhlis menegaskan bahwa tindakan pembongkaran dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Mereka juga mengimbau agar masyarakat segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas perjudian atau pelanggaran hukum lainnya.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk praktik perjudian, termasuk sabung ayam. Ini sudah meresahkan dan harus dihentikan,” tegasnya.





