BERITAUSUKABUMI.COM-Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai seorang warga binaan berinisial AT yang disebut-sebut meminta uang kepada keluarganya dengan alasan adanya tekanan atau penyiksaan di dalam Lapas, pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Warungkiara melalui Humas memberikan klarifikasi resmi.
Setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi secara internal, Humas Lapas Warungkiara memastikan bahwa benar inisial AT meminta sejumlah uang kepada keluarganya.
Namun, permintaan tersebut ditujukan untuk membayar hutang pribadi ke kantin serta kebutuhan pribadinya selama menjalani masa pidana di dalam Lapas.
“Kami telah menelusuri informasi tersebut dan benar adanya bahwa saudara AT meminta uang kepada keluarganya. Namun kami tegaskan bahwa hal tersebut murni untuk keperluan pribadi, bukan karena adanya tekanan maupun bentuk penyiksaan,” ujar Pasha Aditia Pasha, Humas Lapas Warungkiara dalam rilisnya yang diterima beritausukabumi.com, Jumat (11/4/2025).
Pihak Lapas juga menegaskan bahwa tidak ada bentuk penyiksaan, tekanan fisik, maupun ancaman terhadap warga binaan yang memiliki hutang di kantin atau alasan lainnya.
Sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen terhadap transparansi, pihak Lapas telah menemui keluarga AT dan memberikan penjelasan langsung mengenai situasi yang sebenarnya.
“Kami juga sudah bertemu dengan pihak keluarga untuk memberikan klarifikasi. Kami sampaikan bahwa tidak ada bentuk penyiksaan apapun di dalam Lapas. Keluarga juga dipersilakan untuk melakukan kunjungan sesuai dengan jadwal yang berlaku, agar dapat melihat langsung kondisi AT dan memastikan keadaannya,” tambahnya.
Dengan ini, Lapas Warungkiara berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum diverifikasi kebenarannya, serta mengimbau agar seluruh pihak dapat mengedepankan klarifikasi dan komunikasi sebelum menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.





