BERITAUSUKABUMI.COM-Pasca ambruknya jembatan gantung di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama petugas gabungan TNI dan Polri turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan pendataan.
Insiden ambruknya jembatan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Kampung Lingkungsari, RT 004 RW 004, Desa Sumberjaya.
“Petugas gabungan sudah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi aman. Warga juga kami imbau tidak melintas sementara waktu,” ujar Kepala Dinas Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriandi, Kamis (2/4/2026).
Saat ini, petugas masih melakukan pendataan dan kajian lebih lanjut terkait penyebab pasti ambruknya jembatan
“Ya termasuk kemungkinan faktor kelebihan beban dan kondisi konstruksi,” ungkapnya.
Jembatan sepanjang sekitar 50 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut diketahui sebelumnya telah diperbaiki dan diresmikan pada September 2022 oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen Kunto Arif Wibowo saat itu.
Selama ini, jembatan menjadi akses vital penghubung Kampung Lingkungsari dan Kampung Cisalak, Desa Sumberjaya.
Sejak saat itu, jembatan tersebut dikenal dan dinamai warga sebagai Jembatan Siliwangi.
Sebelumnya, berdasarkan keterangan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Tegalbuleud, kejadian dipicu putusnya tali seling penopang saat sejumlah sepeda motor melintas secara bersamaan.
“Diduga tali seling tidak kuat menahan beban saat beberapa kendaraan melintas bersamaan, sehingga akhirnya putus dan jembatan ambruk,”kata Sendi
Akibat peristiwa tersebut, lima warga yang tengah melintas terjatuh ke aliran Sungai Cibugel.
Empat sepeda motor ikut terperosok ke sungai, sementara satu unit lainnya tersangkut di rangka jembatan yang masih tersisa.
Adapun lima korban dalam kejadian ini yakni Dera (30), Sumarni (27), Dinda (6), Tutang (42), dan Fitri (35).
Seluruh korban sudah dibawa ke Puskesmas Tegalbuleud untuk mendapatkan perawatan medis.
“Tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan seperti lecet,”ujar Sendi.
Sendi mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif hingga jembatan diperbaiki dan dinyatakan aman kembali.





