BERITAUSUKABUMI.COM – Anggota DPR RI Dewi Asmara mengapresiasi program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang digagas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Program sosial tersebut berhasil memperbaiki lima unit rumah warga dan dua sarana ibadah di wilayah Kecamatan Warungkiara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari bakti sosial yang dihadiri langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto, Rabu (10/6/2026).
Menurut Dewi Asmara, program bedah rumah tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
“Program seperti ini sangat positif karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa negara hadir dan memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan bantuan,” ujar Dewi Asmara.
Politisi asal Sukabumi itu menilai, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan jajaran pemasyarakatan perlu terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan dampak program sosial serupa.
Selain memperbaiki rumah warga, kegiatan tersebut juga mencakup optimalisasi sarana asimilasi dan edukasi yang menjadi bagian dari upaya pembinaan warga binaan agar lebih produktif dan siap kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto mengungkapkan bahwa program bedah rumah yang dilaksanakan jajaran pemasyarakatan telah berhasil membangun dan memperbaiki 25 rumah di berbagai daerah.
“Untuk program bakti sosial bedah rumah, total sudah ada 25 rumah yang diperbaiki, dan lima di antaranya berada di Kabupaten Sukabumi,” kata Agus.
Ia berharap kegiatan sosial yang melibatkan jajaran pemasyarakatan tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” pungkasnya.





