BERITAUSUKABUMI.COM-Menjelang rencana aksi unjuk rasa yang dinamai Aksi 2.6.26 yang akan digelar sejumlah organisasi masyarakat di Kota Sukabumi pada 2 Juni 2026, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dalam postingan media sosial pribadinya memposting upaya yang akan dan sudah dilakukan pihaknya bagi warga Kota Sukabumi.
Dalam postingannya pada Minggu (31/5/2026) Ayep Zaki mengatakan jika saat ini penataan program pembangunan dengan menyelaraskan 19 program kerja menjadi 14 Program Unggulan.
Langkah ini dilakukan setelah adanya evaluasi terhadap sejumlah program yang memiliki kesamaan tujuan sehingga dinilai perlu diintegrasikan agar pelaksanaannya lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Ayep Zaki mengatakan, penyederhanaan program dilakukan untuk memaksimalkan manfaat bagi masyarakat. Berbagai program prioritas tetap menjadi fokus pemerintah, mulai dari dana bergulir, peningkatan insentif bagi RT/RW, marbot, guru ngaji, Linmas, dan Karang Taruna, hingga layanan kesehatan gratis, ambulans jenazah, serta program beasiswa pendidikan.
“Dengan pengelompokan yang lebih fokus, kami optimistis program-program pemerintah dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Ayep Zaki.
Meski demikian, sejumlah elemen masyarakat berharap pemerintah dapat segera memberikan kepastian terkait realisasi janji-janji kampanye yang hingga kini masih menjadi perhatian publik, terutama program dana abadi Rp10 juta untuk RT dan RW yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.





