beritausukabumi.com-Video seorang perempuan yang melintas dan kemudian terjebak Lumpur Desa di Bantargadung, di Desa Buanajaya, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, yang direkam kemudian viral di media sosial.
Video viral itu ditanggapi Camat Bantargadung, Asep Rusli Rusmawijaya. Menurut Asep Rusli genangan lumpur tersebut terjadi akibat pengerjaan lapangan yang dilakukan di Desa Buanajaya.
Kemudian, material tanah dari pengerjaan lapangan terbawa hujan deras sehingga menutupi jalan.”Di Desa Buanajaya itu sedang membuat lapangan yang inisiasinya dilakukan pemuda desa. Mereka meminjam alat berat dari benglat, tapi karena hujan besar, tanahnya terbawa ke jalan,”ungkap Asep Rusli, pada Selasa (19/11/2024).
Asep Rusli menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi agar masalah ini segera diselesaikan. “Tadi sudah berkoordinasi, dan sekarang jalannya sudah bisa dilewati,”akunya.
Jalan berlumpur yang diketahui merupakan jalan berstatus kabupaten yang menghubungkan Cicareuh dan Bumisari.
Menurut Rusli, perbaikan jalan tersebut telah diajukan melalui musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan), namun prosesnya masih berlangsung.”Abdi (saya) kan baru 7 bulan di Kecamatan Bantargadung, tapi saya sudah koordinasi dengan steakholder,”terangnya.
Sisi lain, Asep Rusli juga sempat menyebut jika video viral ini dengan nada agak menyentil. “Hayang viral meren, kaya Leni (yang melintas di jembatan gantung) di Lengkong. Bahkan itu putra ketua BPD, sudah saya kasih tau harusnya buru buru di beresin, iya katanya,”tandasnya.
Sebelumnya, sebuah video berdurasi 37 detik yang memperlihatkan seorang perempuan terjebak di genangan lumpur di Desa Buanajaya, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.
Dalam video yang beredar, perempuan tersebut, mengenakan jaket hitam dengan tas gendong, tampak berusaha keluar dari lumpur yang mencapai lutut orang dewasa.
Dalam video, terdengar suara perekam yang berkomentar, “Laput, iyeu teh mela’an budak batur,” sambil merekam momen sulit itu.
Kejadian ini terjadi pada Senin pagi (18/11/2024) ketika perempuan tersebut hendak melintas untuk mengajar, namun terjebak di genangan lumpur yang merupakan dampak dari pekerjaan lapangan dan hujan deras sebelumnya.





