BERITAUSUKABUMI.COM-Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan untuk menunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu proyek strategis yang saat ini tengah dilaksanakan yakni rekonstruksi jalan ruas Nagrak–Cibadak, yang dikerjakan oleh UPTD PU Wilayah II Cibadak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menjelaskan bahwa proyek tersebut termasuk dalam kegiatan Rekonstruksi Jalan Nomor Paket 60, dengan menggunakan konstruksi perkerasan beton semen guna meningkatkan daya tahan jalan terhadap beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem.
“Ruas jalan Nagrak–Cibadak ini merupakan jalur penghubung vital antarwilayah. Karena itu, rekonstruksi dengan beton semen kami pilih agar hasilnya lebih kuat, awet, dan mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Dede Rukaya.
Menurut Dede, proyek ini menjadi bagian dari komitmen Dinas PU Sukabumi dalam mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat kecamatan.
Selain memperlancar arus transportasi, rekonstruksi ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan.
“Kami tidak hanya fokus pada perbaikan jalan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna. Kualitas konstruksi harus memenuhi standar agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dede menambahkan bahwa pengerjaan proyek tersebut terus diawasi secara ketat oleh tim teknis dari Dinas PU dan UPTD Wilayah II Cibadak. Pemerintah daerah juga mendorong partisipasi masyarakat sekitar untuk menjaga kondisi jalan setelah selesai dibangun.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan tidak menggunakan jalan yang baru selesai dikerjakan untuk kendaraan berat sebelum masa perawatan selesai,” pungkasnya.
Dengan selesainya rekonstruksi jalan Nagrak–Cibadak ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sukabumi semakin lancar dan mampu mendukung pengembangan sektor ekonomi lokal, terutama di bidang perdagangan dan pertanian.





