Kontribusi Yayasan Golden Future untuk Pendidikan Lokal, Resmikan Madrasah Nurul Huda Assuyutiah Sukabumi

Peresmian Madrasah Nurul Huda Assuyutiah di Kampung Babakanpanjang RT 15/09, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.| Foto: Ist

BERITAUSUKABUMI.COM – Yayasan Golden Future Bandung, sebagai lembaga yang peduli terhadap kemajuan, meresmikan bangunan Madrasah Nurul Huda Assuyutiah di Kampung Babakanpanjang RT 15/09, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Acara peresmian ini berlangsung pada Sabtu, 26 September 2025, dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan yayasan untuk mendukung infrastruktur pendidikan di wilayah pedesaan.

Menurut Riski, Manager Program Yayasan Golden Future, pembangunan madrasah ini menelan biaya sekitar Rp100 juta, belum termasuk anggaran tambahan untuk peralatan dan kelengkapan aktivitas belajar mengajar.

Bacaan Lainnya

“Kami bersyukur hari ini bisa melakukan peresmian pembangunan gedung Madrasah di Buniwangi Surade. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk keberlangsungan kegiatan para santri di sini,” kata Riski.

Dengan penuh harap, ia menekankan komitmen yayasan Golden Future Bandung dalam memberikan fasilitas yang layak bagi generasi muda.

Riski juga menyoroti bahwa Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu wilayah prioritas bagi yayasan sepanjang tahun 2025. Daerah ini sering dikunjungi untuk berbagai kegiatan pembangunan, mencerminkan potensi dan kebutuhan pendidikan yang tinggi di sana.

“Untuk bulan September saja, ada empat titik lokasi peresmian, masing-masing peresmian MCK SDN Malangbong di Kecamatan Tegalbuleud, Madrasah Nurul Huda Assuyutiah di Desa Buniwangi, MTs Arahmah di Desa Cipeundeuy dan program Rutilahu di Kecamatan Jampangkulon,” tambahnya.

Inisiatif ini menunjukkan intensitas kerja yayasan dalam mempercepat pemerataan akses pendidikan di berbagai kecamatan Sukabumi.

Di sisi lain, Ustadz Suryani, pengasuh Madrasah Nurul Huda Assuyutiah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan.

“Atas nama keluarga besar Madrasah Nurul Huda Assuyutiah, kami mengucapkan terima kasih. Semoga kebaikan ini menjadi amal ibadah,” katanya dengan tulus.

Ustadz Suryani, yang telah mengelola madrasah ini selama 11 tahun, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 60 sant aktif belajar di lembaga tersebut. Ia juga menyampaikan kebutuhan mendesak untuk penambahan fasilitas, khususnya sumur bor, guna menunjang kelancaran kegiatan madrasah sehari-hari.

“Kebutuhan mendesak kami memerlukan sumur bor, untuk menunjang kelancaran kegiatan madrasah,” tutupnya, sebagai harapan agar dukungan lebih lanjut dapat terealisasi.

Peresmian ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi warga Desa Buniwangi, tetapi juga contoh nyata kolaborasi antara yayasan swasta dan komunitas lokal dalam membangun fondasi pendidikan yang lebih baik.

Dengan adanya bangunan baru ini, diharapkan proses belajar mengajar bagi para santri dapat berjalan lebih optimal, mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan berkeadilan.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *