Infrastruktur Jalan Sukabumi Belum Merata, Pemkab Siap Percepat Penanganan

BERITAUSUKABUMI.COM-Gelombang keluhan soal jalan rusak di Kabupaten Sukabumi terus bermunculan. Mulai dari jalan berlubang, permukaan aspal yang hancur, hingga ruas jalan yang sulit dilalui saat hujan menjadi pemandangan yang dikeluhkan warga di berbagai wilayah.

Di media sosial, video dan foto kondisi jalan rusak bahkan ramai dibagikan masyarakat. Tidak sedikit warga yang mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan infrastruktur yang dinilai sudah berlangsung lama.

Situasi ini menjadi ujian tersendiri bagi pemerintahan Bupati Sukabumi, Asep Japar. Di tengah tingginya harapan masyarakat terhadap perubahan pembangunan, persoalan jalan rusak kini menjadi sorotan utama publik.

Asep Japar mengakui kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi memang belum sepenuhnya baik. Dengan panjang jalan kabupaten mencapai sekitar 1.400 kilometer, pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan besar untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh.

Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama percepatan pembangunan jalan. Meski demikian, pemerintah memastikan proses perbaikan tetap berjalan secara bertahap dengan skala prioritas.

“Kita fokus pada ruas jalan yang tingkat kerusakannya paling parah dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat,” ujar Asep Japar.

Bagi warga, persoalan jalan rusak bukan sekadar masalah kenyamanan berkendara. Infrastruktur yang buruk dinilai berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga keselamatan pengguna jalan.

Beberapa warga bahkan mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama pada malam hari dan musim hujan. Tidak sedikit pengendara motor yang mengalami kecelakaan akibat menghindari lubang di jalan.

Kritik publik pun semakin keras setelah banyak masyarakat membandingkan kondisi jalan di sejumlah daerah lain yang dinilai lebih cepat mendapatkan penanganan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyatakan tidak tinggal diam. Dinas terkait terus melakukan inventarisasi dan penanganan terhadap titik-titik jalan yang mengalami kerusakan berat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *