BERITAUSUKABUMI.COM-Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, NS Asep Aripin ikut mengapresiasi lahirnya Peraturan Bupati atau Perbup Nomor 21 Tahun 2021, Tentang Jaminan Pelayanan Masyarakat Miskin, Rawan Miskin dan Tidak Mampu.
“Di hari Kesehatan Nasional, kami Karang Taruna Kabupaten Sukabumi mengapresiasi tentang terbitnya Perbup Nomor 21 Tahun 2021 yang isinya menggratiskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu,”kata NS Asep Aripin kepada BERITAUSUKABUMI.COM, Kamis 25 November 2021.
Dengan terbitnya Perbup Nomor 21 Tahun 2021 menegaskan keberpihakan Bupati Sukabumi Marwan Hamami terhadap masyarakat kurang mampu dalam hal pelayanan kesehatan.
- Perbup 21 Tahun 2021 Gratiskan Biaya Pelayanan Kesehatan Warga Miskin
- Mulai 1 Desember 2021, RSUD Sagaranten Sukabumi Buka Layanan BPJS Kesehatan
- Tiap Tahun Kabupaten Sukabumi jadi Langganan Keracunan Massal
“Masalah pelayanan kesehatan merupakan permasalahan sosial, maka salah satu solusi pelayanan kesehatan yang sudah direalisasikan Bupati Sukabumi adalah dengan diterbitkannya Perbup Nomor 21 Tahun 2021, Tentang Jaminan Pelayanan Masyarakat Miskin, Rawan Miskin dan Tidak Mampu,”terangnya.
Terpisah, kader Diaga Muda Indonesia Kabupaten Sukabumi, Dace Arisandi mempertanyakan sejauhmana pemerintah kabupaten sukabumi dalam mensosialisasikan Perbup Nomor 21 Tahun 2021 tersebut, sehingga ketika suatu produk hukum dibuat, maka manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang luas khususnya masyarakat miskin.
Pertanyaan bagaimana bentuk realisasi pemanfaatan program dari lahirnya perbup ini ungkap Dace, karena secara explisit disebutkan dalam Perbup Nomor 21 Tahun 2021 itu disebutkan bahwa pemda bekerjasama dengan beberapa pihak rumah sakit.
“Nah bagaimana laporan pertanggungjawabannya, bagaimana monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan oleh pemda terhadap rumah sakit yang sudah bekerjasama. Sejauhmana bupati sendiri melakukan monitoring terhadap rumah sakit yang telah bekerjasama, dan sudah berapa jiwa masyarakat miskin yang sudah terklaim sejak lahirnya prodak perbup ini,”tanya Dace.
editor : Irwan Kurniawan