Kerap Didemo, Hubungan Ayep Zaki dan Bobby Maulana Mulai Kurang Harmonis

Hubungan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana dikabarkan merenggang di tengah meningkatnya kritik publik terhadap kinerja pemerintah daerah. Pengamat politik menyoroti dinamika yang berkembang di internal Pemkot Sukabumi.
Bobby Maulana dan Ayep Zaki dalam suatu acara (foto:ist)

BERITAUSUKABUMI.COM-Hubungan antara Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dikabarkan mulai mengalami kerenggangan di tengah meningkatnya dinamika politik dan sorotan publik melalui aksi demo terhadap kinerja pemerintahan Kota Sukabumi terutama terhadap Ayep Zaki.

Isu tersebut mencuat setelah muncul sejumlah indikasi yang dinilai menunjukkan berkurangnya intensitas kebersamaan kedua pimpinan daerah tersebut dalam berbagai agenda publik.

Sejumlah pihak menilai menguatnya sentimen negatif terhadap Ayep Zaki akibat berbagai janji politik yang dianggap belum terealisasi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi situasi politik di lingkungan pemerintahan Kota Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Bobby Maulana dinilai tidak memiliki beban langsung terkait janji-janji kampanye tersebut sehingga relatif tidak menjadi sasaran kritik publik.

Bahkan, dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Balai Kota Sukabumi pada 2 Juni 2026 lalu, sempat terdengar seruan dukungan kepada Bobby Maulana dari sebagian peserta aksi.

Pada kesempatan tersebut, Bobby juga tidak terlihat mendampingi Ayep Zaki saat menghadapi massa aksi.

Tidak hanya itu, dalam beberapa agenda pemerintahan dan kegiatan publik belakangan ini, keduanya juga jarang terlihat tampil bersama.

Padahal sebelumnya Ayep Zaki dan Bobby Maulana kerap menunjukkan kehormanis kekompakan dalam berbagai kegiatan resmi terutama di unggahan media sosial.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber internal, terdapat mekanisme koordinasi yang cukup ketat terkait agenda Bobby Maulana sebagai Wakil Wali Kota Sukabumi.

Disebutkan jika sejumlah kegiatan yang melibatkan Bobby Maulana harus melalui pantauan serius terlebih dahulu dengan Ayep Zaki.

Mantan tim pemenangan Ayep Zaki-Bobby Maulana sekaligus Pentolan Nusabumi Institute, Dedi Suryadi, menilai berbagai dinamika yang berkembang belakangan ini berpotensi memengaruhi hubungan kerja antara kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Bisa jadi Pak Bobby mulai jenuh dengan kondisi yang terjadi saat ini. Saya pribadi melihat, selama ini Pak Bobby hanya dianggap sebagai figuran saja. Namun tentu hal tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut,” ujar Dedi Suryadi dikonfirmasi BERITAUSUKABUMI.COM, Minggu (7/6/2026).

Menurut Dedi, selama ini Bobby Maulana dinilai tetap menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil wali kota secara profesional.

Namun, perkembangan politik dan meningkatnya tekanan publik terhadap pemerintah daerah dapat memunculkan dinamika baru dalam hubungan keduanya.

“Semoga kabar mengenai kerenggangan ini tidak benar. Yang terpenting adalah roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik, sinergis, dan fokus melayani masyarakat Kota Sukabumi,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Ayep Zaki maupun Bobby Maulana terkait kabar yang beredar mengenai hubungan keduanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *