Biaya Pembangunan Capai Rp1,6 Miliar, Gedung Dekranasda Kota Sukabumi Mulai Dibangun di Kawasan Rengganis

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi akan segera memiliki gedung baru yang representatif di Kawasan Rengganis. Proyek ini menelan biaya pembangunan mencapai Rp1,6 miliar dan ditargetkan selesai pada November 2025.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi akan segera memiliki gedung baru yang representatif di Kawasan Rengganis. Proyek ini menelan biaya pembangunan mencapai Rp1,6 miliar dan ditargetkan selesai pada November 2025.

BERITAUSUKABUMI.COM-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi akan segera memiliki gedung baru yang representatif di Kawasan Rengganis. Proyek ini menelan biaya pembangunan mencapai Rp1,6 miliar dan ditargetkan selesai pada November 2025.

Pembangunan gedung ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Senin, 1 Juli 2025. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah serta pengurus Dekranasda Kota Sukabumi.

Gedung ini akan dibangun dua lantai dan dirancang menjadi pusat pengembangan serta promosi produk-produk kerajinan unggulan dari para pelaku UMKM di Kota Sukabumi. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional.

Bacaan Lainnya

Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, dalam keterangannya, menyebutkan bahwa pembangunan gedung ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif.

“Dengan adanya gedung ini, para pengrajin lokal akan memiliki ruang yang lebih memadai untuk berkarya, berinovasi, sekaligus memasarkan produk mereka,” ungkapnya.

Lokasi strategis di Kawasan Rengganis dipilih karena memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas seni, budaya, dan ekonomi kreatif.

Selain menjadi showroom produk kerajinan, gedung Dekranasda nantinya juga akan difungsikan sebagai tempat pelatihan, workshop, serta ajang pameran rutin.

Pemerintah Kota Sukabumi menyatakan optimisme bahwa pembangunan akan berjalan sesuai jadwal, mengingat proses perencanaan telah disiapkan dengan matang dan didukung oleh berbagai pihak terkait.

Dengan rampungnya gedung ini pada akhir tahun, Dekranasda Kota Sukabumi diproyeksikan menjadi motor penggerak baru dalam membangkitkan sektor UMKM dan mempromosikan kekayaan budaya lokal melalui kerajinan tangan berkualitas.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan bahwa pembangunan gedung ini merupakan langkah strategis yang sudah lama dinantikan.

Gedung tersebut akan menjadi pusat promosi dan pemasaran hasil kerajinan lokal serta wadah pengembangan UMKM kreatif di Kota Sukabumi.

Pembangunan ini, lanjut Ayep Zaki dibiayai dari anggaran murni tahun 2025  dan direncanakan rampung dalam 150 hari kerja di atas lahan seluas 360 meter persegi.

“Gedung Dekranasda akan menjadi rumah besar bagi para pelaku industri kerajinan di Sukabumi. Kita ingin para pengrajin kita naik kelas, tidak hanya menjangkau pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga ekspor,” ujar Ayep Zaki.

Hingga saat ini, Kota Sukabumi belum memiliki gedung Dekranasda yang representatif. Pembangunan gedung ini kata Ayep Zaki akan menjadi penanda babak baru dalam penguatan sektor ekonomi kreatif, terutama dalam memberdayakan UMKM yang berbasis budaya dan keterampilan lokal.

Gedung ini dirancang memiliki dua lantai dengan fungsi utama sebagai etalase produk, inkubator bisnis, serta ruang konsultasi dan pelatihan bagi para pelaku UMKM dan pengrajin.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menyebutkan bahwa dalam rencana jangka panjang, Pemerintah Kota akan mendorong aktivitas ekspor produk unggulan Sukabumi.

Untuk itu, ke depan akan dibangun pula gedung ekspor yang dapat memfasilitasi kegiatan perdagangan luar negeri, khususnya bagi komoditas kerajinan dan hasil produksi UMKM Sukabumi.

“Langkah ini sejalan dengan visi besar Kota Sukabumi sebagai kota kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Kita akan siapkan segala ekosistem pendukung agar UMKM kita tidak hanya tumbuh, tapi juga tangguh di era global,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *