Temuan Beras Berkutu di Gudang Bulog, Titiek Soeharto Soroti Kualitas Stok Impor

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyoroti kondisi beras impor yang tersimpan terlalu lama di gudang milik Perum Bulog.
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyoroti kondisi beras impor yang tersimpan terlalu lama di gudang milik Perum Bulog.

BERITAUSUKABUMI.COM — Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyoroti kondisi beras impor yang tersimpan terlalu lama di gudang milik Perum Bulog. Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja Komisi IV DPR bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang digelar pada Rabu, 2 Juli 2025.

Dalam rapat tersebut, Titiek mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan beras impor yang sudah terinfestasi kutu di salah satu gudang Bulog.

“Saya rasa ini tidak aman, Pak Menteri. Karena kami melihat sendiri, beras yang terlalu lama disimpan itu sudah ada kutunya,” tegas Titiek.

Bacaan Lainnya

Meski kutu yang ditemukan bukan jenis kutu hitam, melainkan kutu putih, ia menilai hal itu tetap menjadi indikator bahwa kualitas beras sudah menurun dan tidak lagi layak konsumsi.

“Bukan kutu hitam, memang, tapi kutu putih. Tetap saja itu menandakan berasnya sudah tidak fresh lagi,” tambahnya.

Pernyataan ini menambah sorotan publik terhadap tata kelola cadangan pangan nasional, terutama terkait masa simpan dan distribusi beras impor.

Komisi IV pun mendorong pemerintah agar segera mengambil langkah evaluatif terhadap sistem penyimpanan dan rotasi stok beras di gudang Bulog agar kualitas bahan pangan tetap terjaga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *