BERITAUSUKABUMI.COM – Sebuah video yang menampilkan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama sejumlah pemuka agama mendadak beredar luas di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial.
Video berdurasi singkat tersebut memantik perhatian publik lantaran diduga mengandung pernyataan bernuansa politik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, video itu direkam sekitar dua hari lalu di kediaman salah satu tokoh agama, dalam rangkaian acara keagamaan yang dihadiri Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki.
Secara visual, video berdurasi sekitar 11 detik tersebut terlihat biasa dan tidak menampilkan situasi yang kontroversial.
Namun demikian, perhatian publik tertuju pada potongan audio dalam video tersebut. Terdengar sebuah kalimat berdialek Sunda yang menyebut, “da nu ngomentar-ngomentar di Facebook téh PKS kabéh” yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti, “yang komentar-komentar di Facebook itu PKS semua.”
Hingga saat ini, belum dapat dipastikan siapa sosok yang melontarkan pernyataan tersebut. Meski demikian, di tengah masyarakat berkembang dugaan bahwa kalimat tersebut berasal dari Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.
Dugaan itu menguat seiring dinamika politik lokal, di mana kebijakan-kebijakan Ayep Zaki kerap mendapat kritik dari kader maupun simpatisan terutama para legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sukabumi, baik itu di media sosial maupun melalui sejumlah pemberitaan di media mainstream.
Menanggapi isu yang beredar, Ketua DPD PKS Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, memilih merespons dengan sikap tenang.
Danny yang dikenal paling getol mengkritisi setiap kebijakan Ayep Zaki ini pun mengaku agak malas alias tidak ingin memperbesar polemik yang berkembang di ruang publik.
“Nggak usah ditanggapi seperti anak kecil,” ujar Danny Ramdhani singkat saat dikonfirmasi BERITAUSUKABUMI.COM, Senin (2/2/2026).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki terkait video maupun dugaan pernyataan tersebut.





