Diduga Dicurangi Wisatawan Sukabumi Rugi Setengah Saat Beli Ikan di Pelabuhanratu

BERITAUSUKABUMI.COM-Seorang wisatawan asal Kota Sukabumi mengaku mengalami dugaan penipuan saat membeli ikan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2026).

Ia menyebut timbangan yang diterimanya tidak sesuai dengan jumlah yang dibeli.

Peristiwa tersebut dialami oleh Muhammad Syamil Ayasy, yang saat itu tengah berkunjung dan menginap di kawasan Pelabuhanratu.

Bacaan Lainnya

Ia mengaku membeli sejumlah hasil laut berupa cumi dan ikan kerapu hitam di lapak pedagang yang berada di depan TPI dermaga Pelabuhanratu.

Namun, setibanya di tempat penginapan, ia merasa ada kejanggalan setelah menimbang ulang barang belanjaannya. Dari yang semula dibeli sebanyak 2 kilogram, berat ikan yang diterima disebut hanya sekitar 1 kilogram.

“Beli ikan 2 kilogram, pas ditimbang di rumah ternyata cuma 1 kilogram,” ungkapnya dalam unggahan di media sosial Facebook dan sudah dikonfirmasi ulang oleh BERITAUSUKABUMI.COM

Syamil mengaku kecewa dengan kejadian tersebut.

Ia menilai praktik seperti ini dapat merusak citra kawasan wisata Pelabuhanratu, terutama bagi wisatawan yang datang dari luar daerah.

Menurutnya, kejujuran pedagang menjadi hal penting dalam menjaga kepercayaan pengunjung.

Ia pun berharap adanya perhatian dan tindakan dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang.

“Harapannya ada tindakan, supaya tidak merusak citra pedagang lain yang sudah jujur,” tambahnya.

Syamil diketahui merupakan warga Kota Sukabumi yang datang dari wilayah Jampang, tepatnya dari Ujung Genteng, sebelum akhirnya menginap di kawasan Pelabuhanratu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *