BERITAUSUKABUMI.COM-Puluhan anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) di Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, mengalami gejala yang diduga akibat keracunan makanan usai mengonsumsi menu dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (6/8/2025).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, para siswa mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, sakit perut, diare, serta lemas beberapa saat setelah menyantap nasi kuning dan telur dadar yang disajikan dalam program tersebut.
Sebaran siswa yang terdampak berasal dari beberapa sekolah, di antaranya SDN Puncak Batu, MI Cikadu, dan sejumlah PAUD yang ada di wilayah Desa Cipamingkis.
Korban tersebar di beberapa kampung seperti Kampung Tugu, Cikadu, Ciwaru, Ciseupan, Pasir Malang, Ciawitali, Citiis, dan Cisuren.
Dari data sementara, jumlah pelajar yang menunjukkan gejala serupa mencapai lebih dari 30 anak. Sebagian besar mendapat penanganan langsung di rumah masing-masing atau melalui pelayanan medis dari Puskesmas Cidolog.
Namun, satu siswa atas nama Arkais (9 tahun), warga Kampung Tugu, harus dirujuk untuk menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan.
Pihak Puskesmas telah melakukan pemeriksaan fisik, pemberian obat-obatan, serta edukasi kesehatan kepada para orang tua dan siswa.
Sampel makanan yang diduga menjadi penyebab kejadian telah dikirim ke laboratorium kesehatan daerah untuk dilakukan pengujian.
Hingga kini, hasil uji laboratorium masih dalam proses, sementara petugas kesehatan terus memantau perkembangan kondisi para siswa yang terdampak.





